Gunungsitoli // mabestv.com – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak cukup hanya melalui patroli dan penegakan hukum. Komunikasi langsung dengan masyarakat juga menjadi kunci untuk mendeteksi persoalan sejak dini, termasuk ancaman peredaran narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Hal tersebut ditunjukkan Kapolres Nias, AKBP Ponzi Indra, S.Kom., S.I.K., M.Tr.Mil., saat turun langsung menemui masyarakat melalui Program Quick Wins Kapolri bertajuk Kumpul Bersama Masyarakat di Pos Kamling Lingkungan VI, Kelurahan Ilir, Jalan Karet, Kota Gunungsitoli, Rabu (21/10/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB itu menjadi ruang dialog terbuka bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan di lingkungan tempat tinggal mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres hadir bersama Kabag SDM Polres Nias AKP Sonahami Lase, S.H., M.H., Kasat Binmas IPTU Dermawan Laoli, S.H., Kaurbinopsnal Sat Intelkam Wariyus Halawa, S.E., sejumlah personel Polres Nias, serta tokoh lingkungan dan masyarakat. Sekitar 25 warga mengikuti kegiatan tersebut.
Kapolres: Aspirasi Warga Harus Didengar dan Ditindaklanjuti
Dalam sambutannya, Kapolres Nias menegaskan bahwa kehadiran kepolisian di tengah masyarakat bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun komunikasi, menyerap aspirasi, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Ia membuka kesempatan kepada warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masing-masing, termasuk potensi gangguan keamanan yang membutuhkan perhatian dan penanganan kepolisian.
Kapolres menekankan bahwa informasi masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian mengambil langkah pencegahan maupun penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami hadir untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat. Silakan sampaikan informasi maupun permasalahan yang terjadi di lingkungan masing-masing. Polres Nias akan menampung dan menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar AKBP Ponzi Indra.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat. Sebab, persoalan keamanan yang dibiarkan tanpa komunikasi dan penanganan sejak dini berpotensi berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar.
Narkoba Jadi Perhatian Serius, Keluarga dan Masyarakat Diminta Tidak Apatis
Selain menyerap aspirasi, Kapolres Nias memberikan perhatian khusus terhadap bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkotika, terutama di kalangan generasi muda.
Menurutnya, pencegahan narkoba tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Keluarga, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga harus mengambil bagian dalam membangun lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Orang tua diimbau meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak, membangun komunikasi yang terbuka di dalam keluarga, serta memberikan pemahaman mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan, kehidupan sosial, dan masa depan.
Di sisi lain, masyarakat juga diminta tidak bersikap acuh apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya.
Perang terhadap narkoba membutuhkan keberanian untuk peduli, kemauan untuk melapor, serta keseriusan semua pihak dalam melindungi generasi muda.
Kapolres mengajak masyarakat menjalin kerja sama dengan kepolisian agar berbagai potensi gangguan keamanan dapat diketahui dan ditangani lebih awal.
“Jangan ragu untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Mari bersama-sama menjaga lingkungan kita agar terhindar dari penyalahgunaan narkotika dan berbagai bentuk gangguan kamtibmas,” tegasnya.
Warga Soroti Lalu Lintas dan Kecepatan Respons Polisi
Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah harapan kepada Polres Nias, mulai dari peningkatan kehadiran petugas dalam penertiban lalu lintas, pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, hingga respons yang cepat ketika terjadi gangguan keamanan.
Aspirasi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat mengharapkan kehadiran polisi yang tidak hanya terlihat dalam kegiatan formal, tetapi juga mampu memberikan pelayanan nyata ketika warga menghadapi persoalan.
Perwakilan kepala lingkungan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Nias beserta jajarannya yang telah memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan masukan secara langsung.
Pihaknya juga menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dengan kepolisian apabila ditemukan permasalahan atau potensi gangguan keamanan di wilayah setempat.
Dialog tersebut diharapkan menjadi awal penguatan koordinasi antara aparat kepolisian, perangkat lingkungan, dan masyarakat agar persoalan keamanan tidak dibiarkan berlarut-larut.
Layanan Polisi 110, Warga Diminta Berani Melapor
Untuk mempercepat penanganan gangguan kamtibmas, Kapolres Nias turut mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya situasi yang berpotensi mengganggu keamanan.
Masyarakat diimbau menggunakan layanan tersebut secara bertanggung jawab dengan menyampaikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan untuk kepentingan main-main.
Pemanfaatan layanan 110 diharapkan dapat memperkuat hubungan antara masyarakat dan kepolisian, sekaligus membantu petugas memperoleh informasi yang diperlukan untuk merespons situasi di lapangan.
Keterlibatan masyarakat melalui pelaporan yang bertanggung jawab menjadi salah satu unsur penting dalam membangun sistem keamanan lingkungan yang lebih responsif.
Penulis : Avril
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Humas Polres Nias















