Hari Lahir Pancasila 2026, Gubernur Sumut Bobby Nasution Tegaskan ASN Harus Bebas Pungli dan Korupsi

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deliserdang // mabestv.com Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Senin (1/6/2026).

Dalam amanatnya, Bobby Nasution menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh hanya menjadi seremoni tahunan semata. Momentum ini harus dijadikan sebagai sarana refleksi untuk memastikan nilai-nilai dan semangat Pancasila terus hidup serta mengalir dalam setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara harus benar-benar mengamalkan dan mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Pancasila, kata dia, tidak cukup hanya menjadi hafalan, melainkan harus menjadi pedoman nyata dalam berpikir, bersikap, mengambil keputusan, dan memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ASN harus menunjukkan integritas dan profesionalisme dengan memberikan pelayanan yang baik, tidak melakukan pungutan liar, serta menjauhi segala bentuk praktik korupsi,” tegas Bobby.

Baca Juga:  Kebutuhan Mendesak Huntap–Huntara, Satgas PRR Dikebut: Negara Janjikan Hidup Layak bagi Penyintas

Ia menambahkan, pelayanan publik yang transparan, cepat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut, serta unsur Forkopimda.

Upacara juga diikuti oleh personel TNI, Polri, ASN, dan para pelajar yang berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap lahirnya ideologi bangsa yang menjadi pemersatu Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, memperkuat integritas, serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Gubernur sumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?
Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi
Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat
Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
Berita ini 36 kali dibaca
Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara nyata. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh hanya menjadi simbol atau hafalan, melainkan harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang profesional, bersih, bebas pungli, dan bebas korupsi. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap tindakan dan kebijakan, diharapkan tercipta pemerintahan yang berintegritas serta mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan memperkokoh persatuan bangsa.

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:58 WIB

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?

Kamis, 3 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi

Kamis, 3 September 2026 - 09:53 WIB

Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Berita Terbaru