Menteri Hukum RI dan Firman Jaya Daeli Bahas Agenda Strategis Negara Hukum, Perkuat Reformasi Kelembagaan Nasional

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, menggelar pertemuan penting bersama Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia, Firman Jaya Daeli, dalam sebuah diskusi strategis yang berlangsung di ruang kerja Menteri Hukum RI, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Pertemuan dua tokoh nasional tersebut dinilai sarat makna, karena membahas arah pembangunan Negara Hukum Indonesia serta penguatan kelembagaan nasional di tengah dinamika kebangsaan yang terus berkembang. Supratman Andi Agtas sendiri dikenal sebagai politisi senior, akademisi, sekaligus profesional hukum yang memiliki pengalaman panjang dalam tata kelola pemerintahan dan legislasi nasional.

Foto : Firman Jaya Daeli, Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia, Supratman Andi Agtas, Menteri Hukum Republik Indonesia

Sementara itu, Firman Jaya Daeli merupakan figur berpengalaman di bidang politik dan hukum. Ia tercatat pernah menjadi bagian dari Tim Perumus berbagai regulasi penting nasional, seperti UU Kepolisian, UU Kejaksaan, UU Kehakiman, UU Pertahanan Negara, UU Pemerintahan Daerah, UU KPK, UU Mahkamah Agung, UU Mahkamah Konstitusi, hingga UU Komisi Yudisial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pandangannya, Firman menegaskan bahwa membangun dan memajukan negara hukum bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Menurutnya, Indonesia membutuhkan kemauan politik dan itikad baik bersama guna menumbuhkan atmosfer serta ekosistem peradaban hukum yang kuat, modern, dan berkeadilan.

Baca Juga:  Pemuda Masyarakat Nias Konsolidasi Akbar, Siap Gelar Aksi di Polda Sumut Desak Evaluasi Kinerja Kapolres Nias

Diskusi tersebut juga menyoroti pentingnya kebijakan strategis yang bersifat reformatif dan transformatif, khususnya dalam pembangunan Kementerian Hukum sebagai institusi sentral penjaga sistem hukum nasional. Semua itu harus berjalan dalam koridor politik hukum nasional yang demokratis, konstitusional, berlandaskan Pancasila, dan menjunjung tinggi semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai NKRI.

Tak hanya itu, pertemuan ini turut memperluas horizon pemikiran kebangsaan melalui perspektif geostrategis Indonesia ke depan. Fokus utamanya adalah membangun negara hukum yang berkemanusiaan, berkerakyatan, berkeadilan, dan berkeadaban, dengan fondasi budaya demokrasi, penghormatan HAM, serta supremasi sipil.

Langkah ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah terus membuka ruang dialog dengan tokoh-tokoh bangsa demi memperkuat kedaulatan rakyat, konstitusi, dan supremasi hukum sebagai pilar utama Peradaban Negara Hukum Indonesia.

Penulis : Tim/red

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Firman Jaya Daeli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
1.000 Lilin untuk Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Desak Kebenaran dan Keadilan Tak Boleh Terhenti
Diduga Kebal Hukum, Toko Berkedok Warung di KB 200 Kalideres Disorot: Obat Keras Diduga Dijual Bebas Tanpa Resep
Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa Mengemuka, Keluarga Desak Polda Sumut Buka Fakta dan Autopsi Ulang
Berita ini 75 kali dibaca
Pertemuan Menteri Hukum RI dengan Firman Jaya Daeli menjadi momentum penting dalam merumuskan arah besar reformasi hukum nasional. Di tengah tantangan zaman, Indonesia membutuhkan kepemimpinan visioner dan kolaborasi lintas elemen agar cita-cita negara hukum yang adil, demokratis, dan bermartabat benar-benar terwujud.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:30 WIB

F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:27 WIB

Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”

Berita Terbaru