Aktivis Muda Asal Nias Turun Langsung dalam Aksi di Polda Sumut, Serukan Penegakan Hukum yang Profesional dan Berkeadilan

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan // mabestv.com – Gelombang aspirasi masyarakat kembali menggema di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 No. 60, Medan Amplas, Rabu (17/06/2026). Dalam aksi unjuk rasa jilid II yang digelar oleh Gerakan Masyarakat Nias Bersatu (GMN-BERSATU) Sumatera Utara, berbagai elemen masyarakat, mahasiswa, aktivis, dan tokoh pemuda turut menyuarakan tuntutan mereka terkait sejumlah persoalan hukum yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.

Salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam aksi tersebut adalah Penius Bu’ulolo, aktivis muda asal Nias yang saat ini berdomisili di Pekanbaru, Provinsi Riau. Sebagai Ketua Bidang Pendampingan Non-Litigasi pada Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Bumi Lancang Kuning, Penius hadir langsung di tengah massa untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dan menyerukan pentingnya penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Dengan penuh semangat, Penius berdiri di atas mobil komando dan menyampaikan orasi yang menegaskan bahwa aksi yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap tegaknya supremasi hukum, bukan bentuk perlawanan terhadap institusi kepolisian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Kehadiran kami di sini adalah untuk mengawal berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat agar memperoleh kepastian hukum yang jelas dan berkeadilan,” tegas Penius di hadapan peserta aksi.

Menurutnya, kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum hanya dapat terbangun apabila setiap laporan masyarakat ditangani secara objektif, profesional, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku tanpa diskriminasi.

Ia juga menekankan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk turut mengawal jalannya proses hukum dan menjadi bagian dari kontrol sosial yang konstruktif demi terciptanya pemerintahan dan penegakan hukum yang bersih.

Baca Juga:  FORUM JUANG ONO NIHA DAN BPP-PKN KONSOLIDASI DI JAKARTA, SUARAKAN PERJUANGAN PROVINSI KEPULAUAN NIAS

“Kami berharap seluruh laporan dan aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara serius. Hukum harus hadir sebagai instrumen keadilan yang memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara tanpa memandang latar belakang apa pun,” ujarnya.

Kehadiran Penius Bu’ulolo dalam aksi tersebut menjadi simbol keterlibatan aktif generasi muda Nias dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan mengawal proses penegakan hukum yang lebih transparan. Komitmen tersebut dinilai penting sebagai bentuk partisipasi publik dalam mewujudkan sistem hukum yang akuntabel dan dipercaya masyarakat.

Aksi jilid II yang berlangsung dengan tertib dan damai itu mendapat pengawalan dari aparat keamanan. Massa secara bergantian menyampaikan tuntutan serta harapan agar berbagai persoalan hukum yang menjadi perhatian publik dapat segera ditindaklanjuti secara profesional dan terbuka.

Menutup orasinya, Penius mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengedepankan cara-cara yang konstitusional, menjaga ketertiban umum, serta menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami percaya bahwa hukum harus menjadi alat keadilan bagi seluruh rakyat. Karena itu, kami akan terus mengawal berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat dengan cara yang bermartabat, damai, dan sesuai aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Aksi tersebut menjadi cerminan kuat bahwa semangat perjuangan, kepedulian sosial, dan harapan terhadap tegaknya keadilan masih hidup di tengah masyarakat. Di tengah berbagai tantangan penegakan hukum, suara generasi muda seperti Penius Bu’ulolo menjadi pengingat bahwa keadilan, transparansi, dan akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Gelar Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Kemanusiaan
Kapolda Sumut Raih Achievement Person, Polda Sumut Sabet Predikat Informatif di KI Award 2026, Komitmen Transparansi Jadi Sorotan
Proyek APBD Gunungsitoli 2026 Disorot! CV Yordan Tangani Paket Miliaran Rupiah, Dinas PUPR Diminta Transparan soal Kontrak dan Mutu Konstruksi
KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan Sertifikat Tanah, Nasabah Bank BRI Unit Diponegoro di Gunungsitoli Pertanyakan Implementasi Kebijakan Pemerintah
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam
HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat
Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega
Berita ini 132 kali dibaca
Aksi unjuk rasa jilid II yang digelar GMN-BERSATU Sumatera Utara di depan Polda Sumut menjadi wujud nyata partisipasi masyarakat dalam mengawal penegakan hukum yang transparan, profesional, dan berkeadilan. Kehadiran aktivis muda asal Nias, Penius Bu'ulolo, menunjukkan bahwa generasi muda tidak tinggal diam terhadap berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik, melainkan turut mengambil peran aktif dalam menyuarakan aspirasi masyarakat melalui jalur konstitusional. Melalui aksi yang berlangsung tertib dan damai tersebut, masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat semakin responsif, objektif, dan akuntabel dalam menangani setiap laporan serta persoalan hukum yang berkembang. Semangat perjuangan yang ditunjukkan para peserta aksi menjadi bukti bahwa harapan akan tegaknya supremasi hukum dan keadilan masih terus hidup di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:12 WIB

HUT ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Gelar Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Kemanusiaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Kapolda Sumut Raih Achievement Person, Polda Sumut Sabet Predikat Informatif di KI Award 2026, Komitmen Transparansi Jadi Sorotan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Proyek APBD Gunungsitoli 2026 Disorot! CV Yordan Tangani Paket Miliaran Rupiah, Dinas PUPR Diminta Transparan soal Kontrak dan Mutu Konstruksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:09 WIB

KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan Sertifikat Tanah, Nasabah Bank BRI Unit Diponegoro di Gunungsitoli Pertanyakan Implementasi Kebijakan Pemerintah

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Berita Terbaru