Program MBG di Simalungun Diduga Belum Merata, Warga Sibaganding Pertanyakan Keadilan Distribusi

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun, Sumatera Utara // mabestv.com – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kini menjadi sorotan masyarakat di wilayah Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Parapat, Kabupaten Simalungun. Warga menilai pendistribusian program tersebut diduga belum berjalan merata dan masih menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Senin, 27/04/2026.

Keluhan mencuat dari masyarakat Desa Sibaganding, khususnya para orang tua siswa dan pihak sekolah yang mempertanyakan mengapa masih ada sekolah yang hingga kini belum menerima manfaat program MBG, sementara sekolah lain di wilayah yang sama disebut sudah mendapatkannya.

Berdasarkan hasil wawancara tim jurnalis Mabestv.com dengan warga, orang tua siswa, serta pihak sekolah, salah satu sekolah yang disebut belum tersentuh program tersebut adalah SD Negeri 095186 Tanjung Dolok, Desa Sibaganding, yang memiliki sekitar 60 orang siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga menyampaikan rasa kecewa mereka karena program yang digadang-gadang untuk meningkatkan gizi anak sekolah itu seharusnya menyentuh seluruh siswa tanpa diskriminasi. Mereka berharap tidak ada perbedaan perlakuan antara satu sekolah dengan sekolah lainnya.

Baca Juga:  Diduga Tak Merata, Program MBG di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Jadi Sorotan Warga dan Orang Tua Siswa

“Kalau memang ini program untuk anak-anak Indonesia, seharusnya semua sekolah mendapat perhatian yang sama. Jangan sampai ada yang menerima, ada pula yang menunggu tanpa kejelasan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat meminta pemerintah daerah, dinas terkait, hingga pihak pelaksana program segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusi MBG di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. Transparansi data penerima dan jadwal penyaluran dinilai sangat penting agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

Program MBG sejatinya diharapkan menjadi langkah nyata pemerintah dalam menciptakan generasi sehat dan cerdas. Namun apabila pelaksanaannya tidak merata, maka tujuan besar program tersebut dikhawatirkan tidak akan tercapai secara maksimal.

Kini warga Desa Sibaganding menanti jawaban dan tindakan nyata dari pihak berwenang, agar puluhan siswa di SD Negeri 095186 Tanjung Dolok juga dapat merasakan hak yang sama seperti sekolah-sekolah lainnya.

Penulis : P. Samosir

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek APBD Gunungsitoli 2026 Disorot! CV Yordan Tangani Paket Miliaran Rupiah, Dinas PUPR Diminta Transparan soal Kontrak dan Mutu Konstruksi
KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan Sertifikat Tanah, Nasabah Bank BRI Unit Diponegoro di Gunungsitoli Pertanyakan Implementasi Kebijakan Pemerintah
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam
HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat
Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega
Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas
Julius Giawa Tegaskan Wartawan Wajib Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik: Utamakan Fakta, Bukan Asumsi!
Berita ini 51 kali dibaca
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, diduga belum berjalan merata. Masih adanya sekolah seperti SD Negeri 095186 Tanjung Dolok, Desa Sibaganding yang belum menerima program tersebut menimbulkan pertanyaan dan kekecewaan masyarakat. Warga berharap pemerintah segera melakukan evaluasi, memperjelas sistem distribusi, serta memastikan seluruh siswa mendapatkan hak yang sama tanpa tebang pilih, agar tujuan meningkatkan gizi dan kualitas pendidikan anak bangsa benar-benar terwujud.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Proyek APBD Gunungsitoli 2026 Disorot! CV Yordan Tangani Paket Miliaran Rupiah, Dinas PUPR Diminta Transparan soal Kontrak dan Mutu Konstruksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:09 WIB

KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan Sertifikat Tanah, Nasabah Bank BRI Unit Diponegoro di Gunungsitoli Pertanyakan Implementasi Kebijakan Pemerintah

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:14 WIB

HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru