Praktisi Hukum Faedonajokho Sarumaha Turun Langsung ke Polda Sumut, Desak Pengungkapan Kasus Kematian Siswi SMK di Nias Utara

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Utara // mabestv.com – Praktisi hukum asal Nias yang berdomisili di Jakarta, Faedonajokho Sarumaha, SH., MH, turut hadir dalam aksi penyampaian aspirasi masyarakat di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 No. 60, Medan Amplas, Rabu (17/06/2026).

Dalam orasinya, Faedonajokho menyuarakan keprihatinan mendalam atas belum terungkapnya kasus dugaan penculikan, kekerasan seksual, dan pembunuhan terhadap seorang siswi SMK di Kabupaten Nias Utara yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, lebih dari 60 hari sejak peristiwa tersebut terjadi, publik masih menunggu kepastian mengenai perkembangan penanganan perkara dan pengungkapan pihak yang bertanggung jawab.

“Kami meminta Polda Sumatera Utara untuk memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. Masyarakat membutuhkan kepastian hukum dan kejelasan terkait perkembangan penyelidikan yang sedang berlangsung,” tegas Faedonajokho di hadapan peserta aksi.

Ia juga mendesak Kapolda Sumut untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran yang menangani perkara tersebut, termasuk memastikan seluruh proses penyelidikan berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga:  Gus Ipul Dorong Infak Pendidikan, NU Peduli Pendidikan Jateng Resmi Diluncurkan

Lebih lanjut, Faedonajokho menegaskan bahwa penyelesaian kasus ini bukan hanya menyangkut kepentingan keluarga korban, tetapi juga berkaitan dengan rasa aman masyarakat serta kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Kami berharap aparat kepolisian dapat segera menuntaskan kasus ini demi memberikan rasa keadilan kepada keluarga korban, menciptakan rasa aman bagi masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat akan terus mengawal proses penanganan perkara tersebut hingga terungkap secara tuntas dan para pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai korban mendapatkan keadilan. Pulau Nias boleh jauh dari pusat pemerintahan, tetapi tidak boleh jauh dari keadilan. Kami meminta aparat penegak hukum bekerja secara maksimal, profesional, dan transparan untuk mengungkap perkara ini,” pungkasnya.

Aksi tersebut menjadi bagian dari dorongan masyarakat sipil agar penanganan kasus-kasus yang menyita perhatian publik dapat dilakukan secara serius dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang mencari keadilan.

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?
Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi
Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat
Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
Berita ini 102 kali dibaca
Kehadiran praktisi hukum Faedonajokho Sarumaha, SH., MH dalam aksi di Polda Sumut menunjukkan kuatnya perhatian masyarakat terhadap pengungkapan kasus kematian siswi SMK di Nias Utara. Massa berharap kepolisian dapat segera mengungkap fakta-fakta hukum secara terang, menuntaskan proses penyelidikan, serta menghadirkan keadilan bagi korban dan keluarganya.

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:58 WIB

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?

Kamis, 3 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi

Kamis, 3 September 2026 - 09:53 WIB

Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Berita Terbaru