Gunungsitoli // mabestv.com — Pemerintah Kota Gunungsitoli menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor kesehatan. Komitmen itu terlihat melalui kehadiran jajaran Pemko Gunungsitoli pada Wisuda Ahli Madya Kebidanan Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Keluarga Nias (STIKes Haga Nias), Sabtu (22/8/2026), di Gyan Hall STIKes Haga Nias.
Dalam kegiatan tersebut, Pemko Gunungsitoli diwakili Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE., bersama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Gunungsitoli, Drs. Arham Dusky Hia, M.Si.
Sebanyak 78 wisudawati dinyatakan berhasil menyelesaikan pendidikan dan berhak menyandang gelar Ahli Madya Kebidanan (A.Md.Keb.). Prosesi wisuda tersebut bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi titik awal bagi para lulusan untuk memasuki dunia profesional dan mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemko Gunungsitoli memberikan apresiasi kepada STIKes Haga Nias yang dinilai memiliki peran penting dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, serta memiliki kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Di tengah tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, keberadaan tenaga kebidanan yang berkualitas menjadi kebutuhan strategis. Bidan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus mampu menghadirkan pelayanan yang humanis, berintegritas, dan berorientasi pada keselamatan serta kepentingan pasien.
Karena itu, para wisudawati diharapkan tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh harus dibuktikan melalui kerja nyata, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada ibu, bayi, dan keluarga.
Gelar bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Para lulusan dituntut menjaga etika profesi, integritas, disiplin, serta terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan di tengah masyarakat.
Pemko Gunungsitoli juga mendorong agar sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan kesehatan terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan SDM kesehatan yang unggul, berdaya saing, sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Penguatan SDM kesehatan pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai jumlah tenaga kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas, profesionalisme, dan keberpihakan terhadap pelayanan masyarakat. Tenaga kesehatan yang kompeten merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Melalui momentum wisuda ini, 78 Ahli Madya Kebidanan STIKes Haga Nias diharapkan mampu menjadi tenaga profesional yang tidak hanya bekerja untuk profesi, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai tantangan kesehatan masyarakat.
Selamat kepada seluruh wisudawati. Jadikan ilmu sebagai bekal, profesi sebagai amanah, dan pengabdian sebagai bukti nyata untuk masyarakat serta kemajuan Kota Gunungsitoli.
Penulis : Avril
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Pemko Kota Gunungsitoli














