Hujan Deras 2 Jam, Bahu Jalan di Desa Hayo Ambles, Warga Minta Penanganan Tanggap Darurat

- Penulis

Kamis, 24 September 2026 - 04:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias barat // mabestv.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Nias Barat selama lebih dari dua jam memicu amblesnya bahu jalan di Dusun I, Desa Hayo, Kecamatan Mandrehe, pada Rabu (23/9/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan tembok penahan pada bagian bahu jalan patah setelah tanah di sekitar lokasi mengalami pergeseran. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat maupun pengendara yang melintas.

Tokoh masyarakat, Yasokhi Gulo (YG), saat dihubungi awak media mabestv.com melalui telepon seluler, membenarkan adanya kerusakan pada bahu jalan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut YG, hujan deras berlangsung sekitar pukul 15.00 hingga 17.30 WIB. Intensitas hujan yang cukup tinggi diduga menyebabkan tanah bergeser hingga akhirnya bahu jalan mengalami ambles.

“Akibat diguyur hujan deras selama kurang lebih dua jam, tembok penahan pada bahu jalan patah karena tanah bergeser atau ambles,” ujar YG.

Menyadari kondisi tersebut dapat membahayakan pengguna jalan, masyarakat yang berada di sekitar lokasi langsung mengambil langkah awal dengan memberikan tanda peringatan.

Baca Juga:  Jembatan Idanotae Lumpuh Total, Warga Dua Kecamatan Terisolasi dan Desak Pemerintah Bertindak

Sejumlah batu dideretkan di sekitar titik bahu jalan yang ambles sebagai penanda agar pengendara lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan tidak terlalu mengambil sisi jalan yang mengalami kerusakan.

Langkah tersebut dilakukan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan, sembari menunggu adanya penanganan dari pemerintah daerah.

YG menyampaikan permohonan kepada Bupati Nias Barat agar kondisi tersebut segera mendapat perhatian dan penanganan tanggap darurat, terutama karena menyangkut aspek keselamatan masyarakat.

“Kami memohon dan sangat berharap kepada Bapak Bupati Nias Barat agar lokasi ini segera mendapatkan penanganan tanggap darurat. Ini demi keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat sekitar maupun pengendara yang melintas,” kata YG.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi tanah, bahu jalan, serta konstruksi tembok penahan di lokasi tersebut. Penanganan cepat dinilai penting untuk mencegah kerusakan semakin meluas apabila kembali terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Penulis : Tim / Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Yasokhi Gulo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Sumut Raih Achievement Person, Polda Sumut Sabet Predikat Informatif di KI Award 2026, Komitmen Transparansi Jadi Sorotan
Proyek APBD Gunungsitoli 2026 Disorot! CV Yordan Tangani Paket Miliaran Rupiah, Dinas PUPR Diminta Transparan soal Kontrak dan Mutu Konstruksi
KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan Sertifikat Tanah, Nasabah Bank BRI Unit Diponegoro di Gunungsitoli Pertanyakan Implementasi Kebijakan Pemerintah
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam
HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat
Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega
Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas
Berita ini 13 kali dibaca
Amblesnya bahu jalan di Dusun I Desa Hayo menjadi peringatan serius terhadap kondisi infrastruktur yang terdampak cuaca ekstrem. Masyarakat telah melakukan langkah pengamanan sementara dengan memberikan tanda di lokasi. Namun, penanganan permanen dan pemeriksaan teknis dari pihak berwenang tetap diperlukan agar potensi kecelakaan maupun kerusakan yang lebih parah dapat dicegah.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Kapolda Sumut Raih Achievement Person, Polda Sumut Sabet Predikat Informatif di KI Award 2026, Komitmen Transparansi Jadi Sorotan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Proyek APBD Gunungsitoli 2026 Disorot! CV Yordan Tangani Paket Miliaran Rupiah, Dinas PUPR Diminta Transparan soal Kontrak dan Mutu Konstruksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:09 WIB

KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan Sertifikat Tanah, Nasabah Bank BRI Unit Diponegoro di Gunungsitoli Pertanyakan Implementasi Kebijakan Pemerintah

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam

Berita Terbaru