Jembatan Idanotae Lumpuh Total, Warga Dua Kecamatan Terisolasi dan Desak Pemerintah Bertindak

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias Selatan // mabestv.com — Kondisi memprihatinkan terjadi di Kecamatan Ulu Idanotae, Kabupaten Nias Selatan. Jembatan Idanotae yang selama ini menjadi akses penghubung utama masyarakat dilaporkan lumpuh total akibat kerusakan parah, Jumat (17/04/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, jembatan berbahan kayu tersebut nyaris tak lagi layak dilintasi. Sebagian besar papan lantai jembatan terlihat lapuk, patah, bahkan berlubang besar. Situasi itu menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan warga yang setiap hari bergantung pada jalur tersebut.

Dalam dokumentasi yang diterima redaksi, warga tampak terpaksa menuntun sepeda motor secara perlahan di atas sisa papan yang masih bisa dipijak. Sementara sebuah mobil pikap terlihat berhenti di ujung jembatan karena tak memungkinkan untuk melintas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lumpuhnya Jembatan Idanotae berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat di dua wilayah, yakni Kecamatan Ulu Idanotae dan Kecamatan Umbunasi. Jalur ini selama ini menjadi urat nadi transportasi warga untuk mengangkut hasil kebun, menuju sekolah, serta mengakses layanan kesehatan.

Baca Juga:  Pemkab Toba Matangkan Paskah Oikumene 2026, Soroti Disiplin, Sinergi, dan Pembaharuan Nyata

“Kami sangat susah sekarang. Mau bawa hasil kebun terhambat, anak-anak sekolah takut jatuh, kalau ada warga sakit juga susah dibawa ke puskesmas. Ini satu-satunya jalan kami,” keluh salah seorang warga.

Warga menilai kondisi tersebut tidak bisa lagi dianggap sepele. Jika tidak segera ditangani, kerusakan jembatan dikhawatirkan akan semakin parah dan menyebabkan akses antar desa terputus total, terutama saat musim hujan tiba.

Masyarakat dari kedua kecamatan pun mendesak Pemerintah Kabupaten Nias Selatan maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar segera turun tangan melakukan penanganan darurat sekaligus pembangunan jembatan permanen yang layak dan aman.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nias Selatan terkait langkah perbaikan maupun rencana pembangunan ulang Jembatan Idanotae. Situasi ini memunculkan pertanyaan publik: sampai kapan warga harus bertaruh nyawa demi melintas?

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Liusman Ndruru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Disorot Soal Izin, Yayasan Panti Asuhan di Sunggal Layangkan Somasi ke Media Mabestv.com
Mandek di Meja Penyidik Polrestabes Medan, Laporan warga Sejak 2023 Tak Kunjung Berujung Kepastian Hukum
BBM Langka di Muara Wahao–Kongbeng Pasca Insiden SPBU, Aktivitas Warga Lumpuh
Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Panti Asuhan di Sunggal Disorot Publik
Kebakaran Maut di Labuhanbatu Disorot : Dua Pegawai Lapas Tewas, Dugaan Unsur Pidana Menguat
Menggugat Nasionalisme Indonesia, GMNI Medan Tegaskan Perlawanan Ideologis di Puncak Dies Natalis ke-72
Kuasa Mamak Kepala Waris Tantang Bupati Solok Debat Terbuka, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi Memanas
Rotasi Pejabat Polres Nias: Sertijab Jadi Momentum Bersih-Bersih Kinerja dan Perkuat Pelayanan Publik
Berita ini 26 kali dibaca
Jembatan Idanotae di Kabupaten Nias Selatan mengalami kerusakan parah hingga lumpuh total, menghambat aktivitas masyarakat di Kecamatan Ulu Idanotae dan Umbunasi. Kondisi ini berdampak pada ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan warga. Masyarakat mendesak pemerintah segera melakukan perbaikan darurat serta membangun jembatan permanen, karena hingga kini belum ada tanggapan resmi dari instansi terkait.

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:37 WIB

Jembatan Idanotae Lumpuh Total, Warga Dua Kecamatan Terisolasi dan Desak Pemerintah Bertindak

Jumat, 17 April 2026 - 08:12 WIB

Usai Disorot Soal Izin, Yayasan Panti Asuhan di Sunggal Layangkan Somasi ke Media Mabestv.com

Kamis, 16 April 2026 - 12:14 WIB

Mandek di Meja Penyidik Polrestabes Medan, Laporan warga Sejak 2023 Tak Kunjung Berujung Kepastian Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 04:11 WIB

BBM Langka di Muara Wahao–Kongbeng Pasca Insiden SPBU, Aktivitas Warga Lumpuh

Kamis, 16 April 2026 - 03:16 WIB

Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Panti Asuhan di Sunggal Disorot Publik

Berita Terbaru