Kapal Sabuk Nusantara 92 Disorot, Penumpang Keluhkan Fasilitas Rusak dan Pelayanan Buruk di Perairan Masalembu

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep // mabestv.com — Kapal perintis Sabuk Nusantara 92 kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah penumpang mengeluhkan buruknya pelayanan selama pelayaran dari Pelabuhan Kalianget menuju Pelabuhan Pulau Masalembu, Selasa (17/3/2026).

Keluhan mencuat akibat tidak berfungsinya fasilitas utama di dalam kapal, seperti pendingin ruangan (AC) dan kipas angin di area dek/lantai 1. Kondisi tersebut membuat suasana di dalam kapal terasa panas, pengap, dan jauh dari standar kenyamanan penumpang.

Salah satu penumpang berinisial MM mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. Ia menyebut fasilitas yang tidak berfungsi itu diduga telah berlangsung cukup lama, bahkan menurut informasi sesama penumpang mencapai sekitar satu tahun tanpa perbaikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sudah bayar mahal, tapi fasilitasnya seperti ini. Tidak bisa diterima!” ujar MM dengan nada kesal.

Situasi di dalam kapal sempat memanas setelah terjadi perdebatan antara MM dengan salah satu anak buah kapal (ABK). Peristiwa itu turut membuat penumpang lain merasa tidak nyaman selama perjalanan berlangsung.

Baca Juga:  Pemerintah Genjot Huntap Pascabencana di Sumatera, Mendagri Tekankan Percepatan dan Kepastian Hunian Warga

Karena tidak mendapatkan solusi yang memadai dari pihak kapal, sejumlah penumpang akhirnya memilih berpindah ke kabin lain yang dinilai lebih layak untuk beristirahat, meskipun harus berbagi ruang dengan penumpang lain.

MM bersama penumpang lainnya berharap adanya perhatian serius dari pihak pengelola kapal maupun instansi terkait. Mereka meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan, mengingat kapal perintis seperti Sabuk Nusantara 92 menjadi sarana vital bagi masyarakat kepulauan.

Kapal Sabuk Nusantara sendiri diketahui merupakan bagian dari program angkutan laut perintis yang berperan penting dalam menghubungkan wilayah terpencil, termasuk kawasan Kepulauan Masalembu dan sekitarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak operator maupun otoritas pelayaran terkait keluhan tersebut. Masyarakat mendesak agar instansi berwenang segera melakukan investigasi guna memastikan keselamatan, kenyamanan, serta hak-hak penumpang tetap terpenuhi sesuai standar pelayanan transportasi laut.

Penulis : Tim redaksi

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo–Putin Bahas Energi hingga Investasi, Pertemuan 5 Jam di Kremlin Perkuat Arah Strategis RI–Rusia
Kemensos–Kemenkop Satukan Langkah: Bansos Tak Lagi Sekadar Bantuan, Tapi Jalan Menuju Kemandirian
Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara Jabar Didorong Perkuat Sinergi dengan Gubernur dan Aparat Penegak Hukum
Rapat Konsolidasi HIMNI Tebo Matangkan Pelantikan Pengurus 2026–2030, Dorong Agenda Strategis Kepulauan Nias
Aroma Damai Kasus Kekerasan Anak, Kinerja Penyidik PPA Polda Sumut Dipertanyakan.
Laporan Mandek Hampir Setahun, Kinerja Polsek Lolowau Disorot Publik
Presiden Prabowo Subianto Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan Hasil Penyelamatan Negara
Pemerintah Tegas Berantas Korupsi, Setor Rp. 31,3 Triliun ke Negara dan Jaga Stabilitas Nasional
Berita ini 194 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 03:55 WIB

Prabowo–Putin Bahas Energi hingga Investasi, Pertemuan 5 Jam di Kremlin Perkuat Arah Strategis RI–Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 03:17 WIB

Kemensos–Kemenkop Satukan Langkah: Bansos Tak Lagi Sekadar Bantuan, Tapi Jalan Menuju Kemandirian

Senin, 13 April 2026 - 14:25 WIB

Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara Jabar Didorong Perkuat Sinergi dengan Gubernur dan Aparat Penegak Hukum

Senin, 13 April 2026 - 05:59 WIB

Rapat Konsolidasi HIMNI Tebo Matangkan Pelantikan Pengurus 2026–2030, Dorong Agenda Strategis Kepulauan Nias

Sabtu, 11 April 2026 - 08:01 WIB

Aroma Damai Kasus Kekerasan Anak, Kinerja Penyidik PPA Polda Sumut Dipertanyakan.

Berita Terbaru