BEM IAKN Tarutung Turun ke Jalan, Tuntut Transparansi Beasiswa PPA yang Tak Kunjung Cair

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tarutung // mabestv.com — Gelombang protes mahasiswa mengguncang lingkungan kampus Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAKN Tarutung menggelar aksi demonstrasi menuntut kejelasan terkait Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) yang hingga kini tak kunjung terealisasi, Senin (23/02/2026).

Aksi yang berlangsung tertib namun penuh semangat itu diikuti puluhan mahasiswa penerima beasiswa yang merasa dirugikan akibat minimnya informasi serta ketidakpastian pencairan dana bantuan pendidikan tersebut.

Di bawah komando Ketua BEM IAKN Tarutung, Yosef Aprian Simanjuntak, massa menyuarakan kekecewaan terhadap pihak kampus yang dinilai tidak transparan dan lamban dalam menangani persoalan beasiswa yang sangat dibutuhkan mahasiswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta transparansi, bukan hanya janji tanpa bukti. Bagaimana mungkin beasiswa pendidikan prestasi akademik yang sudah dinyatakan lulus malah diblokir,” tegas Yosef dalam orasinya.

Menurut mahasiswa, beasiswa PPA merupakan bentuk penghargaan bagi mahasiswa berprestasi yang seharusnya disalurkan tepat waktu dan melalui mekanisme yang jelas. Namun hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai alasan keterlambatan, proses verifikasi, maupun kepastian pencairan dana tersebut.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Nias Ungkap Peredaran Sabu 22,70 Gram, Dua Pria Diamankan

Situasi ini memicu keresahan di kalangan mahasiswa, terutama mereka yang sangat bergantung pada bantuan pendidikan untuk menunjang biaya kuliah dan kebutuhan akademik lainnya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak pihak rektorat agar segera membuka ruang dialog, menyampaikan klarifikasi secara terbuka, serta menjelaskan alur penyaluran beasiswa secara transparan kepada seluruh penerima.

Selain itu, mahasiswa juga meminta pihak yang bertanggung jawab atas tersendatnya pencairan beasiswa untuk memberikan pertanggungjawaban moral maupun administratif.

Aksi ditutup dengan penyerahan tuntutan resmi kepada pihak kampus. BEM IAKN Tarutung menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan nyata dan solusi konkret.

Ketika hak mahasiswa dipertanyakan, suara kampus pun menggema. Transparansi bukan pilihan, melainkan kewajiban.

Penulis : Tim/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega
Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas
Julius Giawa Tegaskan Wartawan Wajib Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik: Utamakan Fakta, Bukan Asumsi!
Kapolres Nias Selatan Turun Langsung Lewat Jumat Keliling, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Cekcok Usai Futsal Berujung Tawuran di Teluk Dalam, 30 Pemuda dan 16 Motor Diamankan Polisi
OSN Polres Nias Selatan Gerebek Rumah di Lahusa, Empat Orang Diamankan dan Puluhan Paket Diduga Sabu Disita
Kejati Sumut, Aceh, dan Riau Gandeng TNI AL Perkuat Penegakan Hukum di Laut, Teken PKS di Belawan
Polres Nias Panggil Terlapor Dugaan Pencemaran Nama Baik Wartawan, D.H. Hadiri Klarifikasi di Unit IV Tipidter
Berita ini 123 kali dibaca
Aksi BEM IAKN Tarutung menjadi bentuk nyata perjuangan mahasiswa menuntut hak dan kejelasan atas beasiswa PPA yang belum terealisasi. Mahasiswa meminta transparansi, tanggung jawab, serta solusi konkret dari pihak kampus. Persoalan ini diharapkan segera diselesaikan agar kepercayaan mahasiswa terhadap lembaga pendidikan tetap terjaga.

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Julius Giawa Tegaskan Wartawan Wajib Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik: Utamakan Fakta, Bukan Asumsi!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Kapolres Nias Selatan Turun Langsung Lewat Jumat Keliling, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Cekcok Usai Futsal Berujung Tawuran di Teluk Dalam, 30 Pemuda dan 16 Motor Diamankan Polisi

Berita Terbaru