Gunungsitoli // mabestv.com – 17 juli 2026, Kehadiran Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang memilih berkantor langsung di Kepulauan Nias mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kepemimpinan yang tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi turun langsung melihat kondisi masyarakat serta memastikan percepatan pembangunan berjalan secara merata.
Apresiasi tersebut disampaikan oleh Yaseroro Zendrato, aktivis muda, mantan Ketua DPC GMNI Gunungsitoli-Nias, sekaligus Alumni ToT Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Lemhannas RI. Menurutnya, keputusan Bobby Nasution berkantor di Kepulauan Nias menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di wilayah kepulauan yang selama ini membutuhkan perhatian khusus.
Yaser menegaskan, kehadiran langsung seorang gubernur di tengah masyarakat memiliki makna strategis. Selain memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, langkah tersebut juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan memastikan program-program pembangunan berjalan tepat sasaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Sumatera Utara, Bapak Muhammad Bobby Afif Nasution. Kehadiran beliau untuk berkantor langsung di Kepulauan Nias bukan sekadar agenda pemerintahan, tetapi menjadi bukti bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memiliki komitmen yang kuat dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Nias,” ujar Yaser, Kamis (16/7/2026).
Menurut Yaser, komitmen Bobby Nasution terhadap pembangunan Kepulauan Nias sesungguhnya telah terlihat sejak awal masa kepemimpinannya. Berbagai program pembangunan infrastruktur yang dijalankan Pemprov Sumut dinilai telah memberikan dampak positif bagi konektivitas antarwilayah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menyoroti pembangunan dan perbaikan jalan serta jembatan yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, perhatian terhadap sektor pendidikan juga dianggap sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Sebelum berkantor di Kepulauan Nias pun, Bapak Bobby Nasution telah menunjukkan kerja nyata melalui program pemerataan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi konektivitas antar daerah. Di samping itu, perhatian terhadap dunia pendidikan juga diwujudkan melalui pembangunan dan peningkatan fasilitas sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kepulauan Nias,” katanya.
Lebih lanjut, Yaser menilai pembangunan infrastruktur yang merata akan membuka akses ekonomi baru, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan aktivitas masyarakat. Sementara investasi di sektor pendidikan menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi muda Nias yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Sebagai Alumni ToT PPNK Lemhannas RI, Yaser juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan aktif dari organisasi kepemudaan, akademisi, tokoh adat, tokoh agama, dunia usaha, serta masyarakat secara luas.
Ia berharap momentum berkantornya Gubernur Sumatera Utara di Kepulauan Nias dapat melahirkan berbagai kebijakan strategis yang mampu mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan, serta mengoptimalkan potensi daerah di bidang pariwisata, perikanan, pertanian, dan ekonomi kreatif.
Yaser juga optimistis kehadiran langsung gubernur di Kepulauan Nias akan memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan seluruh pemerintah kabupaten dan kota di wilayah Kepulauan Nias, sehingga berbagai persoalan pembangunan dapat ditangani lebih cepat dan efektif.
“Kemajuan Kepulauan Nias adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan kehadiran Bapak Gubernur Bobby Nasution sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, mempererat kolaborasi, dan bersama-sama membangun Kepulauan Nias yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing sebagai bagian dari Sumatera Utara yang unggul,” tutup Yaser.
Penulis : Samuel Harefa
Editor : Redaksi














