RDP DPRD Kabupaten Nias Disorot, Diduga Ketidakhadiran Sekda Tuai Kekecewaan Wadah Rakyat Nias Bersuara

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 04:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias // Mabestv.com 20 mei 2026, Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Kabupaten Nias bersama wadah Rakyat Nias Bersuara yang digelar di ruang rapat DPRD Kabupaten Nias pada Senin (18/05/2026) berlangsung penuh sorotan dan kritik tajam terhadap pengelolaan anggaran sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

RDP tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Nias, Sabayuti Gulo, serta dihadiri sejumlah anggota DPRD dan tujuh OPD Pemerintah Kabupaten Nias, yakni Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Inspektorat Kabupaten Nias, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta unsur Sekretariat Daerah.

Dalam forum tersebut, berbagai persoalan terkait pengelolaan anggaran pemerintah daerah menjadi sorotan utama, termasuk pengelolaan RSU Pratama Kabupaten Nias yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dan pengawasan ketat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wadah Rakyat Nias Bersuara secara tegas mendesak DPRD Kabupaten Nias agar tidak hanya sebatas menerima laporan administratif, namun turun langsung melihat kondisi di lapangan. Mereka meminta DPRD segera melakukan kunjungan kerja guna memastikan realisasi pembangunan dan fasilitas yang telah menggunakan anggaran negara benar-benar berjalan sesuai peruntukannya.

Selain itu, mereka juga mendesak pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut berbagai persoalan yang dianggap krusial dan menyangkut kepentingan masyarakat luas. Tidak hanya itu, DPRD juga diminta memaksimalkan fungsi pengawasan melalui penggunaan hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat apabila ditemukan dugaan pelanggaran kebijakan maupun penyimpangan dalam pengelolaan anggaran daerah.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Namun, suasana RDP turut diwarnai sorotan tajam diduga atas ketidakhadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Samson P. Zai. Hingga rapat berlangsung, alasan ketidakhadiran Sekda belum diketahui secara jelas.

Tim media  mabestv.com mengaku telah mencoba meminta konfirmasi melalui pesan WhatsApp, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapat tanggapan. Kondisi tersebut memunculkan kekecewaan dari berbagai pihak yang hadir dalam forum RDP.

Sejumlah peserta menilai ketidakhadiran Sekda tanpa penjelasan resmi dapat menimbulkan persepsi kurangnya penghormatan terhadap lembaga DPRD, masyarakat yang tergabung dalam wadah Rakyat Nias Bersuara, maupun OPD lain yang telah hadir memenuhi undangan rapat.

Salah seorang penggerak wadah Rakyat Nias Bersuara, Fati Zai, menyampaikan kekecewaannya usai pelaksanaan RDP. Ia menegaskan bahwa masyarakat berharap pemerintah daerah lebih terbuka, responsif, dan menghargai forum resmi yang membahas kepentingan publik.

“Kami datang membawa aspirasi masyarakat. Kehadiran pejabat terkait sangat penting agar persoalan yang disampaikan bisa dijawab secara terbuka dan jelas,” ungkapnya.

Masyarakat yang turut hadir dalam RDP juga mengaku kecewa dan berharap DPRD Kabupaten Nias tidak berhenti pada forum dengar pendapat semata, melainkan benar-benar menjalankan fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah secara transparan dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Penulis : Arvil laoli

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
1.000 Lilin untuk Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Desak Kebenaran dan Keadilan Tak Boleh Terhenti
Diduga Kebal Hukum, Toko Berkedok Warung di KB 200 Kalideres Disorot: Obat Keras Diduga Dijual Bebas Tanpa Resep
Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa Mengemuka, Keluarga Desak Polda Sumut Buka Fakta dan Autopsi Ulang
Berita ini 170 kali dibaca
Tag :
Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Nias bersama wadah Rakyat Nias Bersuara menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyuarakan dugaan persoalan pengelolaan anggaran pada sejumlah OPD, termasuk RSU Pratama Kabupaten Nias. Dalam forum tersebut, masyarakat mendesak DPRD agar lebih serius menjalankan fungsi pengawasan melalui kunjungan lapangan, pembentukan Pansus, hingga penggunaan hak interpelasi dan hak angket apabila ditemukan dugaan pelanggaran. Namun, ketidakhadiran Samson P. Zai tanpa penjelasan resmi turut memicu kekecewaan masyarakat dan menimbulkan pertanyaan publik terkait komitmen pemerintah daerah dalam menghargai forum resmi serta keterbukaan terhadap aspirasi rakyat. Masyarakat berharap DPRD Kabupaten Nias tidak hanya berhenti pada pembahasan di ruang rapat, tetapi mampu menghadirkan langkah konkret, transparan, dan tegas demi memastikan penggunaan anggaran daerah benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat Kabupaten Nias.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:30 WIB

F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:27 WIB

Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”

Berita Terbaru