Abrasi Terjang Jalan Penghubung Resang–Dabo, Bahu Jalan Longsor dan Tiang Listrik di Bibir Laut, Warga Desak Pemerintah Bertindak Cepat

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lingga, Kepulauan Riau // mabestv.com – Abrasi pantai yang terus menggerus pesisir Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga kian mengkhawatirkan. Gelombang laut yang terus menghantam garis pantai menyebabkan bahu jalan penghubung menuju Dabo Singkep longsor, sementara satu tiang listrik kini berdiri tepat di bibir abrasi dan terancam roboh. (27/07/2026)

Berdasarkan laporan masyarakat, kondisi tersebut telah ditinjau langsung di lapangan. Hasil pemantauan menunjukkan tanah merah di sepanjang pesisir terus terkikis ombak hingga menyisakan jarak sekitar 1–2 meter dari badan jalan menuju bibir laut. Kondisi ini dinilai sangat rawan, terlebih saat hujan deras disertai angin kencang dan gelombang tinggi.

Seorang warga Desa Resang mengaku masyarakat hidup dalam kecemasan setiap kali cuaca buruk melanda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini jalan satu-satunya buat kami ke Dabo. Sekarang bahu jalannya sudah habis dimakan laut. Tiang listrik juga sudah miring. Kalau hujan dan angin kencang, kami takut jalannya putus. Sudah kami laporkan, tapi belum ada tindakan,” ujar warga.

Kondisi Lapangan Memprihatinkan

Warga menyebut sedikitnya terdapat tiga persoalan mendesak yang membutuhkan penanganan segera, yakni :

  • Bahu jalan mengalami longsor akibat abrasi dan berpotensi amblas sewaktu-waktu.
  • Tiang listrik berada di bibir abrasi sehingga berisiko roboh, yang dapat menyebabkan pemadaman listrik sekaligus membahayakan pengguna jalan.
  • Hingga kini belum terdapat perlindungan pantai seperti turap, bronjong, maupun pemecah ombak di lokasi terdampak.

Bahkan saat ombak besar, air laut disebut telah mencapai badan jalan sehingga mempercepat proses pengikisan tanah di sepanjang pesisir.

Ancam Aktivitas dan Perekonomian Warga

Jika kerusakan terus dibiarkan, warga khawatir akses utama menuju Dabo Singkep akan terputus. Jalan tersebut merupakan jalur vital bagi mobilitas masyarakat, termasuk untuk mengangkut hasil kebun, kelapa, dan hasil tangkapan nelayan.

Baca Juga:  Di Istana Élysée, Presiden Prabowo Subianto Dorong Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Prancis

Selain mengganggu aktivitas ekonomi, kondisi itu juga dikhawatirkan menghambat perjalanan anak-anak menuju sekolah, akses masyarakat ke layanan kesehatan, hingga penanganan keadaan darurat.

Di sisi lain, kerusakan jalan akibat abrasi berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar karena biaya perbaikannya akan semakin tinggi apabila tidak segera ditangani.

Warga Minta Pemerintah Jangan Menunggu Korban

Masyarakat Desa Resang mendesak Pemerintah Kabupaten Lingga dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau segera mengambil langkah konkret.

Mereka meminta Dinas PUPR Kabupaten Lingga bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau segera melakukan survei teknis dan membangun pengaman pantai permanen di lokasi abrasi.

Selain itu, PLN ULP Singkep juga diminta segera mengamankan tiang listrik yang kini berada di bibir laut agar tidak membahayakan masyarakat.

Pemerintah Desa Resang bersama Pemerintah Kecamatan Singkep Selatan diharapkan terus mengawal aspirasi warga hingga mendapat perhatian dari Bupati Lingga dan Gubernur Kepulauan Riau.

Tokoh masyarakat Desa Resang menegaskan bahwa penanganan tidak boleh lagi ditunda.

“Jangan tunggu ada korban atau jalan putus total baru diperbaiki. Kami di Resang juga warga Lingga yang berhak mendapatkan perhatian pemerintah. Kalau ombak besar, air sudah sampai ke aspal. Ini bukan lagi ancaman, tapi kenyataan yang harus segera ditangani,” tegasnya.

Hingga berita ini disusun, masyarakat masih menunggu langkah nyata dari pemerintah dan instansi terkait untuk mencegah kerusakan yang lebih parah serta menjaga keselamatan pengguna jalan di wilayah pesisir Desa Resang.

Penulis : Zailani

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam
HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat
Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega
Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas
Julius Giawa Tegaskan Wartawan Wajib Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik: Utamakan Fakta, Bukan Asumsi!
Kapolres Nias Selatan Turun Langsung Lewat Jumat Keliling, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Cekcok Usai Futsal Berujung Tawuran di Teluk Dalam, 30 Pemuda dan 16 Motor Diamankan Polisi
Berita ini 59 kali dibaca
Abrasi yang terus menggerus pesisir Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga telah berkembang menjadi ancaman serius terhadap keselamatan masyarakat dan kelancaran akses transportasi. Bahu jalan yang nyaris putus serta tiang listrik yang berada di bibir laut menunjukkan kondisi darurat yang membutuhkan penanganan segera. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lingga, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dan instansi terkait tidak menunggu hingga terjadi korban jiwa atau putusnya akses jalan, melainkan segera mengambil langkah nyata melalui pembangunan pengaman pantai dan pengamanan infrastruktur demi melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga roda perekonomian di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:14 WIB

HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru