Gus Ipul Tinjau STIP Marunda, Sekolah Rakyat Rintisan Siap Tampung 150 Siswa

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara // mabestv.com – Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, melakukan peninjauan langsung calon lokasi Sekolah Rakyat rintisan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Marunda, Jakarta Utara, Jumat (27/3/2026). Kunjungan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Gus Ipul bersama rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 06.52 WIB dan disambut dengan jajar kehormatan oleh para taruna STIP. Suasana penyambutan berlangsung khidmat, mencerminkan kesiapan institusi dalam mendukung program strategis nasional tersebut.

Usai penyambutan, Gus Ipul langsung menuju ruang pertemuan untuk mendengarkan paparan dari Ketua STIP terkait kesiapan fasilitas. Peninjauan kemudian dilanjutkan ke sejumlah sarana penting, mulai dari ruang kelas, asrama, hingga fasilitas ruang makan yang direncanakan akan menunjang operasional Sekolah Rakyat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara keseluruhan, kawasan STIP memiliki luas sekitar 38 hektare dengan 56 bangunan yang sudah tersedia. Dari jumlah tersebut, direncanakan empat bangunan utama serta dua fasilitas olahraga akan dimanfaatkan untuk mendukung Sekolah Rakyat rintisan. Program ini ditargetkan mampu menampung hingga 150 siswa, dengan dukungan tenaga pendidik dan pengasuh yang terdiri dari 15 wali asuh, 2 wali asrama, serta 20 guru dan pendamping.

Baca Juga:  Kemensos–Kemenkop Satukan Langkah: Bansos Tak Lagi Sekadar Bantuan, Tapi Jalan Menuju Kemandirian

Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting, di antaranya Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum Wida Nurfaida, Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Suharto, serta Ketua STIP Tri Cahyadi.

Peninjauan ini diharapkan menjadi titik awal percepatan realisasi Sekolah Rakyat sebagai solusi nyata dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Idanotae Lumpuh Total, Warga Dua Kecamatan Terisolasi dan Desak Pemerintah Bertindak
Usai Disorot Soal Izin, Yayasan Panti Asuhan di Sunggal Layangkan Somasi ke Media Mabestv.com
Mandek di Meja Penyidik Polrestabes Medan, Laporan warga Sejak 2023 Tak Kunjung Berujung Kepastian Hukum
BBM Langka di Muara Wahao–Kongbeng Pasca Insiden SPBU, Aktivitas Warga Lumpuh
Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Panti Asuhan di Sunggal Disorot Publik
Kebakaran Maut di Labuhanbatu Disorot : Dua Pegawai Lapas Tewas, Dugaan Unsur Pidana Menguat
Menggugat Nasionalisme Indonesia, GMNI Medan Tegaskan Perlawanan Ideologis di Puncak Dies Natalis ke-72
Kuasa Mamak Kepala Waris Tantang Bupati Solok Debat Terbuka, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi Memanas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:37 WIB

Jembatan Idanotae Lumpuh Total, Warga Dua Kecamatan Terisolasi dan Desak Pemerintah Bertindak

Jumat, 17 April 2026 - 08:12 WIB

Usai Disorot Soal Izin, Yayasan Panti Asuhan di Sunggal Layangkan Somasi ke Media Mabestv.com

Kamis, 16 April 2026 - 12:14 WIB

Mandek di Meja Penyidik Polrestabes Medan, Laporan warga Sejak 2023 Tak Kunjung Berujung Kepastian Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 04:11 WIB

BBM Langka di Muara Wahao–Kongbeng Pasca Insiden SPBU, Aktivitas Warga Lumpuh

Kamis, 16 April 2026 - 03:16 WIB

Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Panti Asuhan di Sunggal Disorot Publik

Berita Terbaru