Wamensos Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor, Percepatan Pendidikan Inklusif Digenjot

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor // mabestv.com — Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, melakukan peninjauan langsung calon lokasi tambahan Sekolah Rakyat di Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan (PPSDMAP), Kabupaten Bogor, Sabtu (28/3/2026). Langkah ini merupakan bagian dari percepatan program pendidikan bagi masyarakat prasejahtera.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya memperluas akses pendidikan melalui pembukaan Sekolah Rakyat tambahan. Pemerintah menargetkan fasilitas ini mulai beroperasi pada April 2026.

Agus Jabo menegaskan bahwa pengembangan Sekolah Rakyat kali ini berada di luar tahapan program sebelumnya. Oleh karena itu, pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan aset milik kementerian dan lembaga guna mempercepat realisasi program secara efisien tanpa mengabaikan kualitas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemanfaatan fasilitas yang sudah ada menjadi kunci percepatan. Namun, standar kelayakan tetap menjadi prioritas utama,” ujar Agus.

Baca Juga:  Prabowo Terbang ke Jepang, Misi Diplomasi dan Investasi Strategis Dimulai

Ia menambahkan, sarana pendukung akan dilengkapi secara bertahap seiring proses pembelajaran berjalan. Pemerintah juga memastikan seluruh infrastruktur melalui asesmen ketat dari Kementerian Pekerjaan Umum agar memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.

Usai meninjau PPSDMAP, Agus Jabo melanjutkan kunjungan ke Tagana Centre Hambalang. Lokasi ini diproyeksikan mampu menampung sekitar 100 siswa jenjang SD dan SMP, lengkap dengan fasilitas asrama, ruang makan, serta area belajar terpadu.

Program percepatan Sekolah Rakyat ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Pemerintah berharap langkah ini mampu mengurangi kesenjangan pendidikan sekaligus menciptakan generasi yang lebih unggul dan berdaya saing.

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Guru Honorer hingga Raih Dua Silver Button, Kisah Inspiratif Lius Lawolo Menginspirasi Generasi Muda Nias
Kinerja Polres Nias Disorot, Akun Palsu dan Hoaks Marak, Publik Pertanyakan Penegakan Hukum Siber
Pemuda Masyarakat Nias Konsolidasi Akbar, Siap Gelar Aksi di Polda Sumut Desak Evaluasi Kinerja Kapolres Nias
BPP-PKN Perkuat Langkah Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias, Kemendagri Sebut Persyaratan Telah Terpenuhi
Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Hari Lahir Pancasila 2026, Gubernur Sumut Bobby Nasution Tegaskan ASN Harus Bebas Pungli dan Korupsi
Mahasiswa Asal Nias Diduga Jadi Korban Pengeroyokan dan Sweeping, Polisi Diminta Usut Tuntas
Anggota DPR Mulyadi Desak Aparat Hukum Tindak Tegas Tambang Emas Ilegal Skala Besar di Sumbar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:28 WIB

Dari Guru Honorer hingga Raih Dua Silver Button, Kisah Inspiratif Lius Lawolo Menginspirasi Generasi Muda Nias

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:03 WIB

Kinerja Polres Nias Disorot, Akun Palsu dan Hoaks Marak, Publik Pertanyakan Penegakan Hukum Siber

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:44 WIB

Pemuda Masyarakat Nias Konsolidasi Akbar, Siap Gelar Aksi di Polda Sumut Desak Evaluasi Kinerja Kapolres Nias

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:36 WIB

BPP-PKN Perkuat Langkah Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias, Kemendagri Sebut Persyaratan Telah Terpenuhi

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:07 WIB

Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru