Pemerintah Tegas Berantas Korupsi, Setor Rp. 31,3 Triliun ke Negara dan Jaga Stabilitas Nasional

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com – Pemerintah menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi sekaligus menjaga stabilitas nasional di tengah tekanan dinamika global. Penegasan ini disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jumat (10/4).

Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, langkah konkret pemberantasan pelanggaran hukum terus menunjukkan hasil signifikan. Terbaru, aparat berhasil menyerahkan uang tunai sebesar Rp11,4 triliun ke kas negara dari denda pelanggaran di kawasan hutan.

Seskab Teddy mengungkapkan, sejak dibentuknya Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) tahun lalu, total dana yang telah dikembalikan ke negara mencapai Rp31,3 triliun, ditambah pengamanan aset bernilai Rp370 triliun. Angka tersebut menjadi indikator kuat keseriusan pemerintah dalam menindak praktik korupsi dan pelanggaran sumber daya alam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukti nyata bahwa negara hadir dan tegas terhadap pelanggaran hukum, terutama yang merugikan kekayaan negara,” tegas Teddy.

Baca Juga:  Pemko Gunungsitoli Ikuti Entry Meeting Pemeriksaan LKPD 2025, Perkuat Akuntabilitas dan Transparansi Keuangan Daerah

Di sisi lain, pemerintah juga membantah keras narasi yang menyebut Indonesia berada dalam kondisi “chaos” atau tidak stabil. Menurut Teddy, kondisi nasional justru menunjukkan arah yang terkendali dan terukur.

Beberapa indikator utama yang disampaikan antara lain :

  • Harga BBM subsidi tetap stabil tanpa kenaikan meski tekanan geopolitik global meningkat.
  • Indikator makro ekonomi bergerak ke arah positif dan optimistis.
  • Daya beli masyarakat tetap terjaga.
  • Stabilitas harga kebutuhan pokok selama dua periode Lebaran terjamin, disertai kelancaran arus mudik.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil berbasis data dan pengukuran yang akurat, bukan asumsi.

Dengan capaian tersebut, pemerintah optimistis mampu menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara Jabar Didorong Perkuat Sinergi dengan Gubernur dan Aparat Penegak Hukum
Rapat Konsolidasi HIMNI Tebo Matangkan Pelantikan Pengurus 2026–2030, Dorong Agenda Strategis Kepulauan Nias
Aroma Damai Kasus Kekerasan Anak, Kinerja Penyidik PPA Polda Sumut Dipertanyakan.
Laporan Mandek Hampir Setahun, Kinerja Polsek Lolowau Disorot Publik
Presiden Prabowo Subianto Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan Hasil Penyelamatan Negara
Pemkab Tapanuli Utara Turun Langsung, Awasi Harga dan Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pasar Tarutung
Bupati Taput Tekankan Disiplin ASN dan Optimalisasi Aset Saat Pimpin Senam Bersama
Prabowo Reshuffle Pengawasan Negara dan Diplomasi, 11 Pejabat Kunci Resmi Dilantik di Istana
Berita ini 21 kali dibaca
Langkah tegas pemerintah dalam memberantas korupsi dan menjaga stabilitas nasional tidak sekadar retorika. Dengan pengembalian puluhan triliun rupiah ke negara serta indikator ekonomi yang tetap stabil, pemerintah menunjukkan kinerja nyata berbasis data di tengah tekanan global.

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:25 WIB

Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara Jabar Didorong Perkuat Sinergi dengan Gubernur dan Aparat Penegak Hukum

Senin, 13 April 2026 - 05:59 WIB

Rapat Konsolidasi HIMNI Tebo Matangkan Pelantikan Pengurus 2026–2030, Dorong Agenda Strategis Kepulauan Nias

Sabtu, 11 April 2026 - 08:01 WIB

Aroma Damai Kasus Kekerasan Anak, Kinerja Penyidik PPA Polda Sumut Dipertanyakan.

Sabtu, 11 April 2026 - 06:55 WIB

Laporan Mandek Hampir Setahun, Kinerja Polsek Lolowau Disorot Publik

Sabtu, 11 April 2026 - 03:40 WIB

Presiden Prabowo Subianto Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan Hasil Penyelamatan Negara

Berita Terbaru