Gunungsitoli // mabestv.com — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-348 Kota Gunungsitoli semakin terasa dengan dibukanya Turnamen Bola Voli Danantara Cup 2026 oleh Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, Selasa (14/4/2026). Kegiatan yang digelar di Lapangan Bola Voli Pertamina Gunungsitoli ini tak sekadar seremoni olahraga, tetapi juga menjadi panggung konsolidasi kekuatan antarinstansi.
Turnamen yang diinisiasi oleh Paguyuban Pimpinan Danantara Gunungsitoli ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun soliditas lintas sektor. Di tengah tuntutan kerja yang semakin kompleks, kegiatan olahraga seperti ini menjadi ruang efektif untuk mengikis sekat birokrasi dan memperkuat komunikasi informal yang selama ini kerap terabaikan.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari upaya membangun karakter dan kebersamaan. “Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita memperkuat sinergi, menjaga sportivitas, dan membangun semangat kolektif untuk kemajuan daerah,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun di balik kemeriahan tersebut, publik juga menaruh harapan agar semangat kebersamaan yang digaungkan tidak berhenti di lapangan voli semata. Sinergi antarinstansi yang terbangun di arena olahraga diharapkan mampu diterjemahkan dalam pelayanan publik yang lebih cepat, responsif, dan transparan.
Turnamen Danantara Cup 2026 diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, POLRI, hingga BUMN dan BUMD. Kehadiran berbagai elemen ini mempertegas bahwa ajang ini bukan sekadar hiburan, melainkan simbol persatuan lintas lembaga di Kota Gunungsitoli.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan menjunjung tinggi prinsip fair play. Pemerintah Kota Gunungsitoli pun mengimbau seluruh peserta dan masyarakat untuk menjaga ketertiban serta keamanan selama berlangsungnya kegiatan.
Momentum HUT ke-348 ini menjadi pengingat bahwa pembangunan kota tidak hanya ditentukan oleh program dan kebijakan, tetapi juga oleh kekompakan dan kolaborasi nyata antar elemen. Danantara Cup 2026 kini menjadi ujian awal—apakah semangat persatuan itu benar-benar akan berlanjut di luar lapangan, atau hanya berhenti sebagai seremoni tahunan.
Penulis : Arvil laoli
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Pemko Gunungsitoli














