Kampar // mabestv.com — Kondisi sejumlah ruas jalan rusak di Desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, kembali menuai sorotan. Kerusakan yang telah berlangsung bertahun-tahun itu dinilai semakin parah dan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat yang melintas setiap harinya.
Rabu (25/03/2026), keluhan warga kembali mencuat. Jalan yang berlubang, berlumpur saat hujan, serta berdebu di musim kemarau membuat mobilitas warga terganggu. Tidak hanya menyulitkan, kondisi ini juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.
Sejumlah warga mengaku kecewa karena hingga kini belum ada penanganan serius dari pemerintah daerah. Padahal, jalan tersebut merupakan akses penting yang digunakan untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sudah lama sekali jalan ini rusak, tapi belum ada perbaikan yang berarti. Kami setiap hari harus melewati jalan ini dengan penuh risiko,” ungkap salah satu warga setempat.
Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan jalan juga berdampak pada distribusi hasil pertanian warga yang menjadi lebih lambat dan berisiko mengalami kerugian. Kondisi ini tentu semakin membebani masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor tersebut.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi jalan yang ada. Mereka juga meminta agar perbaikan infrastruktur tersebut diprioritaskan demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah untuk segera memperbaiki jalan tersebut, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.
Penulis : Tim redaksi
Editor : Redaksi














