Miris! Gedung SMPN 5 Tanah Putih di Rokan Hilir Memprihatinkan, Keselamatan Siswa Dipertanyakan

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokan Hilir, Riau // mabestv.com Kondisi bangunan SMPN 5 Tanah Putih di wilayah Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, menuai sorotan tajam. Saat tim awak media turun langsung ke lokasi, terlihat sejumlah kerusakan serius yang dinilai dapat mengancam keselamatan siswa maupun tenaga pendidik. 28/04/2026

Berdasarkan hasil dokumentasi kontrol sosial yang diterima pimpinan redaksi pada Selasa (28/04/2026), tampak plafon ruang kelas jebol di beberapa titik, kayu penyangga lapuk, atap seng rapuh, serta dinding bangunan mulai mengelupas. Ironisnya, sebagian ruang belajar tersebut masih tetap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran besar dari masyarakat. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman dan nyaman untuk menuntut ilmu justru berubah menjadi bangunan rawan kecelakaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat tim media yang dipimpin Mariana br Sinurat bersama rekan mendatangi sekolah, pihak kepala sekolah tidak berada di tempat. Akibatnya, upaya konfirmasi terkait penggunaan Dana BOS Tahap I Tahun 2026 belum dapat dilakukan.

Selain itu, tim juga menilai keterbukaan informasi publik di lingkungan sekolah masih minim. Tidak terlihat papan informasi rinci mengenai realisasi penggunaan Dana BOS sebagaimana diamanatkan dalam regulasi pemerintah terkait transparansi anggaran pendidikan.

Baca Juga:  Gus Ipul Tinjau STIP Marunda, Sekolah Rakyat Rintisan Siap Tampung 150 Siswa

“Ini bukan sekadar soal fasilitas, tapi menyangkut keselamatan anak-anak. Kalau plafon roboh saat jam belajar, siapa yang bertanggung jawab?” ujar salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Kondisi SMPN 5 Tanah Putih juga dinilai mencerminkan masih adanya ketimpangan pembangunan sektor pendidikan, khususnya di daerah pelosok. Di tengah gencarnya program peningkatan mutu pendidikan nasional, masih ditemukan sekolah yang harus bertahan dengan sarana rusak dan jauh dari standar kelayakan.

Masyarakat mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir dan pemerintah provinsi segera turun tangan melakukan peninjauan langsung serta mengalokasikan anggaran rehabilitasi total. Mereka meminta jangan sampai menunggu jatuhnya korban jiwa baru tindakan dilakukan.

Pendidikan merupakan investasi masa depan bangsa. Karena itu, negara wajib hadir memastikan setiap anak Indonesia dapat belajar di ruang kelas yang layak, aman, dan bermartabat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMPN 5 Tanah Putih maupun instansi terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai penggunaan Dana BOS Tahun 2026 serta rencana perbaikan gedung sekolah tersebut. mabestv.com akan terus mengawal persoalan ini demi terwujudnya pendidikan yang bersih, transparan, dan berkualitas.

Penulis : Mariana sari br. Sinurat

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Etika Oknum ASN Dipertanyakan, Pemilik Bengkel di Gunungsitoli Merasa Dihina
Ketua Peradan Sumut Soroti Lambatnya Penanganan Kasus Pengeroyokan di Polres Asahan.
Tokoh Pemuda Kepulauan Nias Desak Polsek Lolowau dan Polres Nias Selatan Segera Proses Laporan Warga
Laporan Warga Tak Kunjung Ditindak, Bungkamnya Polres Nias Selatan Tuai Sorotan Publik
Somel Kayu Milik Oknum Kades di Toba Disorot, Izin dan Pajak Dipertanyakan
Laporan Dugaan Pengolahan Kayu Ilegal di Toba Belum Diterima, Mariana br Sinurat Soroti SOP Polres Toba
Pembangunan Jembatan Modular di Nias Barat Capai 51,5 Persen, Personel TNI Tetap Bergerak di Tengah Hujan dan Keterbatasan Alat
Pembangunan Jembatan Modular di Nias Utara Capai 14,8 Persen, Terkendala Material dan Cuaca Ekstrem
Berita ini 36 kali dibaca
Kondisi gedung SMPN 5 Tanah Putih yang rusak parah menunjukkan masih lemahnya perhatian terhadap sarana pendidikan di daerah. Kerusakan plafon, atap, dan struktur bangunan yang tetap digunakan siswa menjadi ancaman serius bagi keselamatan. Pemerintah daerah dan instansi terkait didesak segera bertindak cepat melakukan perbaikan total, sekaligus membuka secara transparan penggunaan Dana BOS. Jangan sampai dunia pendidikan terus dibiarkan dalam kondisi memprihatinkan hingga memakan korban.

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:29 WIB

Diduga Etika Oknum ASN Dipertanyakan, Pemilik Bengkel di Gunungsitoli Merasa Dihina

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:41 WIB

Ketua Peradan Sumut Soroti Lambatnya Penanganan Kasus Pengeroyokan di Polres Asahan.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:44 WIB

Tokoh Pemuda Kepulauan Nias Desak Polsek Lolowau dan Polres Nias Selatan Segera Proses Laporan Warga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:44 WIB

Laporan Warga Tak Kunjung Ditindak, Bungkamnya Polres Nias Selatan Tuai Sorotan Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:44 WIB

Somel Kayu Milik Oknum Kades di Toba Disorot, Izin dan Pajak Dipertanyakan

Berita Terbaru