Pasar Murah Beras di Umbunasi Diserbu Warga, Pemerintah Kecamatan Tekan Beban Masyarakat

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Umbunasi, nias selatan  // mabestv.com Pemerintah Kecamatan Umbunasi mengambil langkah konkret untuk membantu masyarakat menghadapi tingginya harga kebutuhan pokok dengan menggelar Pasar Murah Beras di Halaman Kantor Camat Umbunasi. Kegiatan tersebut telah berlangsung sejak 22 Agustus 2026 dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Program ini tidak sekadar menjadi upaya menyediakan beras dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan, menekan tekanan inflasi, sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok di tengah kenaikan harga beras di pasaran.

Pasar murah tersebut dibuka langsung oleh Camat Umbunasi, Faozanolo Ndruru, S.E., didampingi unsur Forkopimcam, para Kepala Desa se-Kecamatan Umbunasi, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta Tim Penggerak PKK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, Camat Faozanolo menegaskan bahwa pemerintah kecamatan berupaya menghadirkan solusi yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan berupaya menghadirkan beras dengan harga lebih murah dari pasaran. Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita jaga bersama agar pembeliannya tertib dan tepat sasaran,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya dituntut hadir ketika harga kebutuhan pokok melonjak, tetapi juga harus memastikan program bantuan dan intervensi pasar benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Ratusan masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Umbunasi mendatangi lokasi pasar murah untuk mendapatkan beras dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga:  Pemerintah Perkuat Sinergi Moneter dan Fiskal, Fokus Dorong Pertumbuhan Ekonomi Riil

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Menurutnya, selisih harga menjadi sangat berarti bagi masyarakat, terutama ketika kebutuhan rumah tangga terus meningkat.

“Biasanya harga beras mahal. Dengan adanya pasar murah ini kami bisa beli lebih murah dan bisa untuk kebutuhan beberapa hari ke depan. Terima kasih kepada Pak Camat dan Pemerintah,” katanya.

Tingginya antusiasme warga menjadi gambaran bahwa persoalan harga pangan masih menjadi perhatian serius di tengah masyarakat. Beras sebagai kebutuhan pokok tidak hanya berkaitan dengan urusan konsumsi, tetapi juga menyangkut daya beli dan ketahanan ekonomi keluarga.

Karena itu, Pasar Murah Beras Kecamatan Umbunasi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, melainkan dapat menjadi bagian dari langkah berkelanjutan pemerintah dalam menjaga keterjangkauan pangan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Di sisi lain, pelaksanaan program juga perlu dijaga agar berlangsung transparan, tertib, dan tepat sasaran. Dengan demikian, intervensi pemerintah terhadap harga kebutuhan pokok benar-benar memberikan dampak nyata, bukan sekadar menjadi kegiatan seremonial.

Pasar murah telah membuka ruang bagi masyarakat untuk bernapas lebih lega. Kini tantangannya adalah memastikan stabilitas harga pangan dapat dipertahankan dan manfaat program benar-benar sampai kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

Penulis : Tim / Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Liusman Ndruru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?
Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi
Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat
Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
Berita ini 33 kali dibaca
Pasar Murah Beras yang digelar Pemerintah Kecamatan Umbunasi merupakan bentuk respons nyata terhadap tekanan harga kebutuhan pokok. Antusiasme ratusan warga menunjukkan bahwa program semacam ini masih sangat dibutuhkan. Ke depan, konsistensi pemerintah dalam menjaga harga, ketersediaan pangan, serta ketepatan sasaran menjadi kunci agar kebijakan tersebut benar-benar mampu meringankan beban masyarakat.

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:58 WIB

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?

Kamis, 3 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi

Kamis, 3 September 2026 - 09:53 WIB

Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Berita Terbaru