Serap Aspirasi Warga, Fatinasa Zalukhu Dorong Percepatan Air Bersih dan Infrastruktur Desa Madula

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungsitoli // mabestv.com Fatinasa Zalukhu melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang II Daerah Pemilihan I di Desa Madula, Kecamatan Gunungsitoli, Jumat (22/05/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Madula tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang hingga kini masih menjadi kebutuhan mendasar warga. (22/05/2026)

Dalam pelaksanaan reses itu turut hadir sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Gunungsitoli Welman Zendato, S.Sos., M.M., pihak BPJS, Dinas Tarukim, Disdukcapil, serta beberapa dinas terkait lainnya.

Di hadapan masyarakat, Fatinasa Zalukhu menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada warga Desa Madula atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Gunungsitoli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hadir di sini untuk mendengarkan langsung aspirasi bapak dan ibu sekalian. Seluruh usulan dan keluhan masyarakat akan kami perjuangkan dan sampaikan kepada pemerintah maupun dinas terkait agar dapat ditindaklanjuti,” ujar Fatinasa.

Dalam sesi dialog, Anggota BPD Desa Madula, Haogo Wolohe Harefa, menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai mendesak untuk segera ditangani pemerintah. Beberapa di antaranya terkait profil desa, persoalan air bersih, aset desa, pembangunan rumah pemukiman, perbaikan jalan, sektor pertanian, lampu jalan hingga sertifikat tanah masyarakat.

Baca Juga:  Somel Kayu Milik Oknum Kades di Toba Disorot, Izin dan Pajak Dipertanyakan

Keluhan mengenai minimnya akses air bersih menjadi salah satu persoalan utama yang paling banyak disampaikan warga. Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan solusi nyata, mengingat kebutuhan air bersih di Desa Madula masih sangat terbatas dan menjadi kesulitan sehari-hari warga.

Selain itu, masyarakat juga meminta agar bantuan bibit pertanian dapat disalurkan guna mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan petani desa.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Fatinasa Zalukhu menegaskan bahwa persoalan air bersih akan segera dikoordinasikan dengan dinas terkait agar dilakukan monitoring dan penanganan secepatnya.

“Khusus persoalan air bersih, kami meminta Dinas Tarukim untuk segera turun melakukan monitoring. Begitu juga terkait lampu jalan akan segera kami sampaikan kepada Dinas Perhubungan agar dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.

Kegiatan reses berlangsung penuh antusias dan diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan menjadi langkah nyata dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Desa Madula yang masih membutuhkan perhatian serius dalam pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat.

Penulis : Arvil laoli

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasa Hukum Soroti Anjuran Mediator Disnaker Kota Medan, Dugaan Tanda Tangan Dipalsukan Mencuat
Warga Komplek Jl. Karya Medan Barat Keluhkan Bangunan di Pinggir Jalan, Pertanyakan Batas Tembok dan Legalitas PBG
Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?
Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi
Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat
Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Berita ini 58 kali dibaca
Kegiatan reses yang dilaksanakan Fatinasa Zalukhu di Desa Madula menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang selama ini dihadapi, khususnya terkait air bersih, infrastruktur jalan, lampu penerangan, pertanian, hingga sertifikat tanah. Melalui reses tersebut, masyarakat berharap adanya tindakan nyata dan percepatan perhatian dari pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar warga desa. Sementara itu, komitmen DPRD untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat menjadi harapan besar agar seluruh keluhan yang disampaikan tidak berhenti sebatas forum pertemuan, melainkan benar-benar diwujudkan dalam program pembangunan yang menyentuh kepentingan rakyat secara langsung.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:20 WIB

Kuasa Hukum Soroti Anjuran Mediator Disnaker Kota Medan, Dugaan Tanda Tangan Dipalsukan Mencuat

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Warga Komplek Jl. Karya Medan Barat Keluhkan Bangunan di Pinggir Jalan, Pertanyakan Batas Tembok dan Legalitas PBG

Kamis, 3 September 2026 - 14:58 WIB

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?

Kamis, 3 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi

Kamis, 3 September 2026 - 09:53 WIB

Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat

Berita Terbaru