Tinjau Sentra Industri Garam Rote Ndao, Wapres Gibran Dorong Percepatan Swasembada dan Penguatan Ekonomi Pesisir

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rote ndao // mabestv.com Gibran Rakabuming Raka meninjau Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/05/2026), guna memastikan pengembangan industri garam nasional berjalan optimal serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan program swasembada pangan dan hilirisasi sektor kelautan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kunjungannya, Wapres menegaskan bahwa kebutuhan garam nasional yang mencapai sekitar 5 juta ton per tahun masih belum mampu dipenuhi secara maksimal dari produksi dalam negeri. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan serius yang harus segera dijawab melalui penguatan industri garam nasional, khususnya di wilayah strategis seperti Rote Ndao.

Menurut Wapres, pengembangan kawasan industri garam di Rote Timur memiliki nilai strategis, tidak hanya untuk mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Potensi garam di Rote Ndao sangat besar dan harus dimaksimalkan. Pemerintah ingin kawasan ini menjadi salah satu pusat produksi garam nasional yang mampu menopang kebutuhan dalam negeri,” tegas Wapres saat melakukan peninjauan lapangan.

Baca Juga:  Tak Sekadar Janji, Pemkab Nias Utara Hadirkan Cek Kesehatan Gratis Langsung ke Desa Orahili

Selain fokus pada sektor garam, Wapres juga menyoroti potensi besar pengembangan rumput laut dan kampung nelayan di wilayah pesisir Rote Ndao. Pemerintah, kata Wapres, akan mendorong pembangunan sarana pendukung yang dibutuhkan nelayan agar aktivitas ekonomi masyarakat pesisir semakin produktif dan berkelanjutan.

Beberapa fasilitas yang menjadi perhatian pemerintah di antaranya pembangunan pabrik es, cold storage, hingga SPBU khusus nelayan. Seluruh kebutuhan tersebut dipastikan akan ditindaklanjuti bersama kementerian dan lembaga terkait guna mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Peninjauan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional. Dengan optimalisasi industri garam dan pemberdayaan masyarakat pesisir, pemerintah berharap Indonesia mampu mencapai kemandirian produksi sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat daerah.

Penulis : Tim/red

Editor : Redaksi

Sumber Berita: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Tanda Tangan Mencuat, Resmi Dilaporkan ke Polda Sumatera Utara
Kuasa Hukum Soroti Anjuran Mediator Disnaker Kota Medan, Dugaan Tanda Tangan Dipalsukan Mencuat
Warga Komplek Jl. Karya Medan Barat Keluhkan Bangunan di Pinggir Jalan, Pertanyakan Batas Tembok dan Legalitas PBG
Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?
Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi
Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat
Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
Berita ini 22 kali dibaca
Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming ke Sentra Industri Garam Nasional di Rote Ndao menjadi sinyal kuat keseriusan pemerintah dalam mempercepat swasembada garam nasional dan membangun ekonomi pesisir yang mandiri. Melalui pengembangan industri garam, rumput laut, serta fasilitas pendukung nelayan, pemerintah ingin memastikan potensi daerah tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Tanda Tangan Mencuat, Resmi Dilaporkan ke Polda Sumatera Utara

Jumat, 4 September 2026 - 13:20 WIB

Kuasa Hukum Soroti Anjuran Mediator Disnaker Kota Medan, Dugaan Tanda Tangan Dipalsukan Mencuat

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Warga Komplek Jl. Karya Medan Barat Keluhkan Bangunan di Pinggir Jalan, Pertanyakan Batas Tembok dan Legalitas PBG

Kamis, 3 September 2026 - 14:58 WIB

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?

Kamis, 3 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi

Berita Terbaru