Pemerintah Perkuat Sinergi Moneter dan Fiskal, Fokus Dorong Pertumbuhan Ekonomi Riil

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com Pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi riil. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Kondisi Ekonomi yang digelar di Gedung Nusantara III, Jakarta, Sabtu (06/06/2026).

Rapat strategis tersebut dihadiri Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi kebijakan moneter dan fiskal di tengah dinamika perekonomian global yang masih penuh tantangan.

Dalam kesempatan itu, Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam posisi yang cukup kuat. Berbagai indikator makroekonomi menunjukkan ketahanan ekonomi nasional tetap terjaga, meskipun tekanan eksternal masih membayangi sejumlah negara di dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, pemerintah tidak ingin berpuas diri. Berbagai langkah percepatan akan terus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan sektor ekonomi riil yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  FORUM JUANG ONO NIHA DAN BPP-PKN KONSOLIDASI DI JAKARTA, SUARAKAN PERJUANGAN PROVINSI KEPULAUAN NIAS

“Pemerintah berkomitmen mempercepat pelaksanaan program-program strategis yang mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing nasional,” ujar Prasetyo dalam rapat tersebut.

Fokus penguatan ekonomi akan diarahkan pada sejumlah sektor prioritas, antara lain ketahanan pangan, energi, perikanan, serta keberlanjutan program industrialisasi dan hilirisasi. Sektor-sektor tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri, dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Selain itu, koordinasi yang erat antara pemerintah, Bank Indonesia, dan DPR RI diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang saling mendukung dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat iklim investasi, serta meningkatkan kepercayaan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Pemerintah optimistis bahwa melalui sinergi kebijakan yang solid dan berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi nasional dapat terus terjaga pada jalur positif. Stabilitas nilai tukar rupiah, pengendalian inflasi, dan peningkatan aktivitas sektor riil menjadi target utama yang terus diupayakan demi mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis : Tim/red

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Kementerian Sekretaris Negara Republik Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Nias Senilai Rp88,4 Miliar Disorot, Transparansi dan Penerapan K3 Dipertanyakan
BPJS Ketenagakerjaan Gunungsitoli Gandeng Media dan Elemen Masyarakat, Perkuat Perlindungan Pekerja di Kepulauan Nias
Prabowo Pantau Arus Modal Global, Investor Internasional Makin Melirik Indonesia
Ketua ELDARA Desak Polda Sumut Turun Tangan, Soroti Dugaan Maraknya Peredaran Narkoba di Wilayah Hukum Polres Nias
KONFERCAB GMNI NIAS SELATAN SUKSES, YUSMAN TAFONAO TERPILIH PIMPIN ORGANISASI PERIODE 2026–2028
KMPK dan Mahasiswa Siap Kepung Pemko dan DPRD Batam, Soroti Dugaan Pemborosan APBD, Jackpot hingga Gudang Limbah B3
Perdamaian BPD dan Kades Marao Usai Laporan ke Kejatisu Dipertanyakan, Dugaan Transaksi Uang Jadi Sorotan
Dulu Laporkan ke Kejatisu, Kini Berdamai: Ada Apa di Balik Kasus Dana Desa Marao?
Berita ini 14 kali dibaca
Rapat koordinasi yang melibatkan pemerintah, Bank Indonesia, dan DPR RI menunjukkan kuatnya komitmen negara dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dengan fokus pada sektor pangan, energi, perikanan, industrialisasi, dan hilirisasi, pemerintah optimistis mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi, menjaga nilai tukar rupiah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi global

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:24 WIB

Proyek Revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Nias Senilai Rp88,4 Miliar Disorot, Transparansi dan Penerapan K3 Dipertanyakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:36 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Gunungsitoli Gandeng Media dan Elemen Masyarakat, Perkuat Perlindungan Pekerja di Kepulauan Nias

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:29 WIB

Prabowo Pantau Arus Modal Global, Investor Internasional Makin Melirik Indonesia

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:02 WIB

Ketua ELDARA Desak Polda Sumut Turun Tangan, Soroti Dugaan Maraknya Peredaran Narkoba di Wilayah Hukum Polres Nias

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:28 WIB

KONFERCAB GMNI NIAS SELATAN SUKSES, YUSMAN TAFONAO TERPILIH PIMPIN ORGANISASI PERIODE 2026–2028

Berita Terbaru