GMN-BERSATU Sumut Gelar Aksi Jilid II di Polda Sumut, Desak Evaluasi Kinerja Polres Nias dan Percepatan Pengungkapan Sejumlah Kasus

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan // mabestv.com – Gerakan Masyarakat Nias Bersatu (GMN-BERSATU) Sumatera Utara kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid II di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 No. 60, Medan Amplas, Rabu (17/06/2026).

Aksi yang diikuti mahasiswa, aktivis, tokoh masyarakat, dan warga Kepulauan Nias yang berdomisili di Kota Medan tersebut menjadi bentuk lanjutan perjuangan dalam menyuarakan aspirasi masyarakat terkait penegakan hukum di wilayah Kepulauan Nias.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi tersebut, massa mendesak Kapolda Sumatera Utara untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polres Nias, khususnya dalam penanganan berbagai perkara yang dinilai menjadi perhatian publik dan membutuhkan kepastian hukum.

Sejak pagi hari, para peserta aksi memadati area depan Mapolda Sumut dengan membawa spanduk, poster, dan berbagai atribut yang berisi tuntutan. Secara bergantian, para orator menyampaikan aspirasi agar proses penegakan hukum di wilayah hukum Polres Nias berjalan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Koordinator aksi, Advokat Paulus Peringatan Gulo, S.H., M.H., C.Md., C.Vapol., C.Neg., didampingi Advokat Agustinus Bu’ulolo, S.H., M.H., Advokat Fasa’aro Zalukhu, S.H., serta Silsilah K.P.A. Halawa, S.H., C.PP, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari kontrol sosial masyarakat dalam mengawal jalannya penegakan hukum.

“Kami hadir membawa suara masyarakat Nias yang menginginkan kepastian hukum, transparansi dalam penanganan perkara, dan pelayanan hukum yang berkeadilan bagi seluruh warga. Aspirasi ini kami sampaikan secara damai dan konstitusional,” tegas Paulus dalam orasinya.

Dalam pernyataan sikap yang diserahkan kepada pihak Polda Sumut, GMN-BERSATU menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:

1. Mendesak Kapolda Sumatera Utara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polres Nias.

2. Meminta evaluasi terhadap jajaran Satreskrim Polres Nias guna meningkatkan efektivitas penanganan perkara dan pelayanan hukum kepada masyarakat.

3. Mendorong pembentukan Polres baru di wilayah Kepulauan Nias mengingat luasnya cakupan wilayah hukum yang saat ini meliputi tiga kabupaten dan satu kota.

4. Meminta Divisi Propam Polri dan Itwasum Polri melakukan pengawasan terhadap proses penanganan sejumlah perkara yang menjadi perhatian masyarakat.

5. Mendesak pelaksanaan gelar perkara secara terbuka terhadap sejumlah kasus yang dinilai belum memberikan kepastian hukum.

Salah satu isu yang turut menjadi sorotan dalam aksi tersebut adalah penanganan kasus meninggalnya seorang siswi SMK berinisial AJZ di Kabupaten Nias Utara.

Baca Juga:  Diduga Berujung Damai, Penanganan Kasus Kekerasan Anak Dipertanyakan

Tim kuasa hukum keluarga korban, Adv. Faedonajokho Sarumaha, S.H., M.H., menyampaikan harapan agar proses penyelidikan dapat berjalan maksimal dan menghasilkan kepastian hukum yang jelas bagi keluarga korban.

“Kami berharap aparat penegak hukum bekerja secara profesional, objektif, dan maksimal dalam mengungkap fakta-fakta yang ada sehingga keluarga korban memperoleh rasa keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum tetap terjaga,” ujarnya.

Fae sarumaha menegaskan bahwa pihak keluarga bersama masyarakat akan terus mengawal perkembangan perkara tersebut hingga memperoleh kejelasan hukum.

“Pulau Nias boleh jauh dari pusat pemerintahan, tetapi tidak boleh jauh dari keadilan. Kami akan terus mengawal proses ini sampai ada kepastian hukum yang jelas bagi korban dan keluarganya,” tegasnya.

Aksi sempat diwarnai ketegangan terjadi dorong‑mendorong antara massa dengan petugas pengamanan ketika sebagian massa menyampaikan kekecewaan karena belum adanya perwakilan pimpinan Polda Sumut yang hadir secara langsung untuk menerima aspirasi mereka. Namun situasi tetap berlangsung kondusif setelah aparat kepolisian melakukan pendekatan persuasif dan humanis kepada para peserta aksi.

Meski berlangsung dalam suasana yang cukup dinamis, massa tetap menjaga ketertiban dan menyampaikan tuntutan secara damai sesuai ketentuan yang berlaku.

Menutup aksi tersebut, Paulus menegaskan bahwa GMN-BERSATU akan terus mengawal berbagai persoalan hukum yang menjadi perhatian masyarakat Kepulauan Nias hingga memperoleh respons dan tindak lanjut dari pihak yang berwenang.

“Kami tidak datang untuk melemahkan institusi kepolisian. Sebaliknya, kami ingin mendorong hadirnya penegakan hukum yang lebih profesional, transparan, dan berkeadilan. Aspirasi masyarakat harus didengar demi terciptanya kepercayaan publik yang kuat terhadap institusi penegak hukum,” katanya.

Setelah membacakan pernyataan sikap dan menyerahkan dokumen tuntutan kepada  petugas yang menerima aspirasi, massa aksi kemudian membubarkan diri secara tertib.

Melalui aksi jilid II ini, GMN-BERSATU Sumatera Utara kembali menegaskan komitmennya untuk mengawal berbagai persoalan hukum yang berkembang di Kepulauan Nias. Mereka berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi bagi institusi terkait demi terwujudnya kepastian hukum, rasa keadilan, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia.

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GEMAPEDES Bentang Spanduk di Medan, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Narkoba yang Libatkan Dua Personel Polres Samosir
Bongkar Ladang Ganja di Agam, Tim Gabungan TNI Amankan Dua Bersaudara dan 26 Batang Tanaman Ganja
DPC GMNI Medan Desak Pertamina dan Menteri ESDM Bertanggung Jawab atas Kelangkaan BBM di Sumut
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab 24 Pejabat Utama dan Kapolres, Tegaskan Integritas serta Pelayanan Prima untuk Masyarakat
Seskab Teddy Bekali 1.600 Taruna Akmil, Tekankan Kepemimpinan Berintegritas dan Jiwa Pengabdian
Satgas PKH Perkuat Penertiban Kawasan Hutan, Menhan Sjafrie Pimpin Evaluasi Strategis Lintas Kementerian
HIMNI Tebo Matangkan Pelantikan Pengurus Baru, Siapkan Langkah Strategis Perkuat Organisasi dan Perjuangan Masyarakat Nias
Tim Kuasa Hukum Penuhi Panggilan UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Sumut, Dugaan Upah di Bawah UMK PT Laris Cargo Masuk Tahap Pemeriksaan.
Berita ini 64 kali dibaca
Aksi jilid II yang digelar GMN-BERSATU Sumatera Utara di depan Polda Sumut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal penegakan hukum di Kepulauan Nias. Melalui aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, mulai dari evaluasi kinerja Polres Nias, peningkatan profesionalisme penanganan perkara, hingga percepatan pengungkapan kasus-kasus yang menjadi perhatian publik. GMN-BERSATU menegaskan bahwa gerakan yang mereka lakukan bukan sebagai bentuk perlawanan terhadap institusi Polri, melainkan dorongan konstruktif agar penegakan hukum berjalan lebih transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Mereka berharap aspirasi yang telah disampaikan mendapat perhatian serius dari Polda Sumatera Utara dan menjadi langkah awal perbaikan pelayanan hukum bagi masyarakat Kepulauan Nias. Dengan semangat mengawal keadilan dan kepastian hukum, GMN-BERSATU berkomitmen untuk terus mengawasi perkembangan berbagai perkara yang menjadi perhatian masyarakat, demi terwujudnya kepercayaan publik yang semakin kuat terhadap institusi penegak hukum.

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:54 WIB

GEMAPEDES Bentang Spanduk di Medan, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Narkoba yang Libatkan Dua Personel Polres Samosir

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:27 WIB

Bongkar Ladang Ganja di Agam, Tim Gabungan TNI Amankan Dua Bersaudara dan 26 Batang Tanaman Ganja

Selasa, 14 Juli 2026 - 03:20 WIB

DPC GMNI Medan Desak Pertamina dan Menteri ESDM Bertanggung Jawab atas Kelangkaan BBM di Sumut

Senin, 13 Juli 2026 - 14:51 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Sertijab 24 Pejabat Utama dan Kapolres, Tegaskan Integritas serta Pelayanan Prima untuk Masyarakat

Senin, 13 Juli 2026 - 11:39 WIB

Seskab Teddy Bekali 1.600 Taruna Akmil, Tekankan Kepemimpinan Berintegritas dan Jiwa Pengabdian

Berita Terbaru