Anggota DPRD Dapil VIII Sumut Dinilai Bungkam, Warga Kepulauan Nias Pertanyakan Keberpihakan Wakil Rakyat

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan // mabestv.com  – Sikap diam para anggota DPRD Sumatera Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) VIII yang meliputi wilayah Kepulauan Nias terkait kasus dugaan pembunuhan seorang siswi SMK di Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, menuai kritik dan kekecewaan dari berbagai elemen masyarakat. (18/06/2026)

Hingga kini, di tengah derasnya perhatian publik terhadap kasus yang mengguncang rasa kemanusiaan tersebut, belum terlihat adanya pernyataan terbuka maupun langkah konkret dari para wakil rakyat asal Kepulauan Nias untuk mengawal proses penegakan hukum dan menyuarakan aspirasi masyarakat yang mendambakan keadilan.

Kuasa hukum keluarga korban, Silsilah K.P.A. Halawa, menilai kondisi tersebut menimbulkan kesan bahwa masyarakat Kepulauan Nias seolah kehilangan representasi politik di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di tengah duka mendalam yang dirasakan keluarga korban, masyarakat berharap ada suara dan kepedulian dari para wakil rakyat yang mereka pilih. Namun hingga saat ini, publik belum melihat sikap tegas maupun langkah nyata dari anggota DPRD Sumut Dapil VIII terkait kasus yang menjadi perhatian luas ini,” ujar Silsilah kepada wartawan.

Menurutnya, keberadaan anggota legislatif tidak hanya dibutuhkan saat masa kampanye maupun pemilihan umum, tetapi juga ketika masyarakat menghadapi persoalan serius yang menyangkut rasa keadilan, keamanan, dan kemanusiaan.

Ia menegaskan bahwa dukungan moral dari para wakil rakyat sangat penting untuk memberikan semangat kepada keluarga korban sekaligus memastikan proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi.

Baca Juga:  Serap Aspirasi Warga, Fatinasa Zalukhu Dorong Percepatan Air Bersih dan Infrastruktur Desa Madula

“Wakil rakyat memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat ketika terjadi peristiwa yang mengguncang rasa keadilan publik. Setidaknya mereka dapat mendorong aparat penegak hukum agar bekerja maksimal dalam mengungkap pelaku maupun motif di balik peristiwa ini,” katanya.

Kasus kematian siswi SMK asal Kecamatan Alasa Talumuzoi tersebut hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat luas. Berbagai elemen masyarakat, aktivis, tokoh pemuda, hingga organisasi kemasyarakatan terus mendesak agar pengungkapan kasus dilakukan secara tuntas dan transparan.

Di tengah berkembangnya perhatian publik, sikap pasif para anggota DPRD Sumut dari Dapil VIII pun mulai dipertanyakan. Tidak sedikit warga yang menilai para wakil rakyat seharusnya tampil sebagai penyambung suara masyarakat dan menjadi bagian dari upaya mendorong tegaknya keadilan.

“Ini bukan hanya tentang satu keluarga yang kehilangan anaknya. Ini adalah persoalan kemanusiaan dan keadilan yang menyangkut marwah masyarakat Kepulauan Nias. Kami berharap para wakil rakyat tidak terus memilih diam, melainkan menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat yang mereka wakili,” tegas Silsilah.

Masyarakat kini menunggu respons dan langkah nyata para anggota DPRD Sumatera Utara dari Dapil VIII untuk menunjukkan komitmen mereka dalam mengawal aspirasi rakyat, khususnya dalam kasus yang telah menyita perhatian dan empati publik di Kepulauan Nias maupun Sumatera Utara secara luas.

Penulis : Tim/red

Sumber Berita: Kuasa Hukum Keluarga Korban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
1.000 Lilin untuk Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Desak Kebenaran dan Keadilan Tak Boleh Terhenti
Diduga Kebal Hukum, Toko Berkedok Warung di KB 200 Kalideres Disorot: Obat Keras Diduga Dijual Bebas Tanpa Resep
Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa Mengemuka, Keluarga Desak Polda Sumut Buka Fakta dan Autopsi Ulang
Berita ini 42 kali dibaca
Kasus dugaan pembunuhan siswi SMK di Kecamatan Alasa Talumuzoi tidak hanya menjadi ujian bagi aparat penegak hukum dalam mengungkap kebenaran, tetapi juga menjadi tolok ukur kepedulian para wakil rakyat terhadap aspirasi masyarakat yang mereka representasikan. Di tengah harapan keluarga korban untuk memperoleh keadilan, masyarakat Kepulauan Nias menantikan sikap dan langkah nyata anggota DPRD Sumut Dapil VIII agar tidak sekadar hadir saat kontestasi politik, melainkan juga berdiri bersama rakyat ketika menghadapi persoalan kemanusiaan yang menyentuh rasa keadilan publik. Keberanian bersuara dan mengawal proses hukum secara transparan dinilai menjadi bentuk tanggung jawab moral yang patut ditunjukkan demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:30 WIB

F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:27 WIB

Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”

Berita Terbaru