1.000 Lilin untuk Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Desak Kebenaran dan Keadilan Tak Boleh Terhenti

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan // mabestv.com Perjuangan keluarga almarhumah Winda Lorenza Gowasa untuk mendapatkan kejelasan atas kematian putrinya terus berlanjut. Setelah menggelar aksi damai di Mapolda Sumatera Utara pada Kamis, 27 Agustus 2026, keluarga bersama masyarakat dan pihak yang peduli terhadap kasus tersebut kembali menggelar doa malam dan penyalaan 1.000 lilin pada Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan Merdeka, depan Pos Bloc, mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai itu menjadi simbol dukungan moral sekaligus bentuk desakan agar proses pengungkapan kasus kematian Winda dilakukan secara serius, transparan, objektif, dan berdasarkan fakta serta bukti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Winda Lorenza Gowasa diketahui lahir pada 27 November 1995 dan meninggal dunia pada 2 Agustus 2026. Kematian tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga sekaligus memunculkan sejumlah pertanyaan yang hingga kini ingin mendapatkan jawaban secara terang.

Dalam aksi sebelumnya di Mapolda Sumut, keluarga menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, meminta agar dilakukan ekshumasi dan autopsi ulang secara independen terhadap jenazah Winda dengan melibatkan pihak keluarga atau pihak yang dianggap dapat memberikan jaminan independensi.

Kedua, keluarga meminta agar perkara Winda ditangani secara langsung oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Ketiga, keluarga mendesak agar seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara transparan dan objektif, termasuk pemberian akses informasi atau data yang relevan kepada pihak keluarga korban sesuai ketentuan hukum.

1.000 Lilin, 1.000 Harapan

Doa malam dan penyalaan 1.000 lilin bukan sekadar seremoni. Cahaya lilin tersebut menjadi simbol bahwa keluarga tidak ingin kasus Winda berhenti dalam ketidakjelasan.

Baca Juga:  Tim Kuasa Hukum Penuhi Panggilan UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Sumut, Dugaan Upah di Bawah UMK PT Laris Cargo Masuk Tahap Pemeriksaan.

Satu per satu lilin dinyalakan sebagai bentuk doa, kepedulian, sekaligus harapan agar fakta sebenarnya dapat terungkap dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.

“Satu lilin adalah doa. Satu langkah adalah kepedulian. Satu suara adalah harapan,” demikian pesan yang tercantum dalam poster kegiatan tersebut.

Keluarga berharap perhatian publik terhadap perkara ini dapat menjadi energi positif untuk mendorong proses penegakan hukum yang profesional tanpa menghakimi pihak mana pun sebelum adanya hasil penyelidikan dan pembuktian secara sah.

Keluarga Minta Jawaban, Bukan Sekadar Penjelasan

Desakan keluarga pada prinsipnya bukan untuk mendahului proses hukum, melainkan meminta agar seluruh pertanyaan mengenai kematian Winda dapat dijawab melalui pemeriksaan yang terbuka, ilmiah, independen, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ekshumasi dan autopsi ulang yang diminta keluarga diharapkan mampu memberikan kepastian apabila masih terdapat aspek medis atau forensik yang perlu diperjelas.

Karena itu, publik kini menunggu langkah konkret aparat penegak hukum dalam merespons aspirasi keluarga. Jangan sampai tuntutan untuk memperoleh kebenaran hanya berhenti pada penerimaan laporan dan pernyataan administratif, tanpa diikuti proses pemeriksaan yang benar-benar mampu menjawab seluruh pertanyaan yang masih menggantung.

Keadilan bagi Winda bukan tentang membangun opini terhadap siapa pun. Keadilan adalah memastikan setiap fakta diperiksa, setiap bukti diuji, dan setiap proses hukum berjalan secara transparan serta objektif.

Bagi keluarga, perjuangan belum selesai.

Kebenaran harus terungkap. Keadilan harus diperjuangkan. Dan prosesnya harus dikawal sampai tuntas.

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
Diduga Kebal Hukum, Toko Berkedok Warung di KB 200 Kalideres Disorot: Obat Keras Diduga Dijual Bebas Tanpa Resep
Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa Mengemuka, Keluarga Desak Polda Sumut Buka Fakta dan Autopsi Ulang
Keluarga Winda Lorenza Gowasa Gelar Aksi Damai di Polda Sumut, Tuntut Autopsi Ulang dan Penanganan Transparan
Berita ini 25 kali dibaca
Keluarga almarhumah Winda Lorenza Gowasa menegaskan bahwa perjuangan mereka bukan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan untuk memperoleh kepastian mengenai penyebab kematian Winda berdasarkan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Permintaan ekshumasi dan autopsi ulang secara independen, penanganan langsung oleh Polda Sumatera Utara, serta proses hukum yang transparan, objektif, dan profesional menjadi bagian utama dari perjuangan keluarga. Melalui aksi damai dan doa 1.000 lilin, keluarga berharap suara mereka didengar dan seluruh pertanyaan yang masih menyisakan tanda tanya dapat dijawab melalui proses hukum dan pemeriksaan ilmiah. Bagi keluarga, kasus Winda belum selesai sebelum kebenaran terungkap dan keadilan benar-benar ditegakkan.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:30 WIB

F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:27 WIB

Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”

Berita Terbaru