Mendagri–Menteri PKP Tinjau BSPS di Humbahas, Target Perbaikan Rumah di Sumut Melonjak Tajam

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humbahas // mabestv.com — Pemerintah pusat menunjukkan keseriusannya dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui sektor perumahan. Muhammad Tito Karnavian bersama Maruarar Sirait turun langsung meninjau pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Nagasaribu IV, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kamis (26/3/2026).

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret memastikan program tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat berpenghasilan rendah yang masih tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH).

Mendagri menegaskan, dukungan pemerintah pusat terhadap program perumahan rakyat menjadi prioritas strategis. “Program ini untuk membantu rakyat yang belum punya rumah atau yang sudah punya namun belum layak huni,” tegas Tito di sela peninjauan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lonjakan target BSPS di Sumatera Utara menjadi sorotan utama. Tahun 2026, jumlah rumah yang akan diperbaiki mencapai 19.668 unit, meningkat drastis dibandingkan tahun 2025 yang hanya 1.982 unit. Angka ini merupakan bagian dari target nasional sebanyak 400.000 unit rumah, menunjukkan komitmen besar pemerintah dalam mempercepat pemerataan kesejahteraan.

Dari total 33 kabupaten/kota penerima di Sumut, Humbahas mendapat alokasi 457 unit rumah, sebuah angka yang dinilai strategis untuk mempercepat perbaikan kualitas hunian di daerah tersebut.

Namun, Mendagri mengingatkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada anggaran, melainkan juga pada kekompakan masyarakat. Konsep rumah swadaya menuntut partisipasi aktif warga melalui semangat gotong royong.

Baca Juga:  The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

“Pembangunan rumah swadaya ini kuncinya kebersamaan. Tanpa itu, program tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya.

Lebih jauh, Tito menekankan bahwa penyediaan rumah layak huni berkaitan langsung dengan indikator kinerja kepala daerah, khususnya dalam menekan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Artinya, pemerintah daerah tidak bisa bersikap pasif dalam menjalankan program ini.

Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai insentif untuk mendorong percepatan pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), mulai dari pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), hingga Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Kebijakan ini menjadi bukti adanya sinergi lintas kementerian dalam mendukung program nasional.

Dalam kesempatan itu, Mendagri turut mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Humbahas dalam percepatan pemulihan pascabencana. Ia menilai kekompakan antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan.
“Saya kagum dengan Humbahas. Jalan yang tertutup longsor bisa dibuka hanya dalam empat hari. Ini bukti kerja nyata dan soliditas yang luar biasa,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan, jajaran Forkopimda, OPD, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha bahan bangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?
Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi
Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat
Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:58 WIB

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?

Kamis, 3 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi

Kamis, 3 September 2026 - 09:53 WIB

Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Berita Terbaru