Taput // mabestv.com – 14 April 2026, Respons cepat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali ditunjukkan dalam penanganan bencana. Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., turun langsung meninjau warga terdampak angin puting beliung di Desa Hutauruk dan Desa Simanungkalit, Kecamatan Sipoholon, Senin (13/04/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran. Bupati tidak hanya melihat kondisi lapangan, tetapi juga memastikan kebutuhan mendesak masyarakat segera terpenuhi.
Sebelumnya, sesaat setelah bencana terjadi pada Minggu malam (12/04), Pemkab Taput melalui BPBD telah bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan darurat berupa terpal untuk melindungi rumah warga yang rusak. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah dampak lanjutan akibat cuaca yang masih tidak menentu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kunjungan lanjutan, Bupati bersama Plt. Kadis Sosial PPPA, Plt. Kadis PerkimLindup, BPBD, dan Camat Sipoholon kembali menyalurkan bantuan berupa bahan makanan dan material bangunan seperti seng. Berdasarkan data sementara, sedikitnya 23 unit rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang tersebut.
Di hadapan warga, Bupati menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam dalam situasi seperti ini. Ia memastikan seluruh jajaran terkait bergerak cepat agar masyarakat bisa segera kembali ke rumah mereka.
“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Perbaikan akan kita percepat agar warga bisa kembali beraktivitas dengan tenang,” tegasnya.
Di tengah ancaman cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, Pemkab Tapanuli Utara juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Seluruh perangkat daerah teknis diminta tetap siaga guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat, khususnya dalam masa pemulihan pascabencana.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan dan kecepatan respons menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak bencana di daerah.
Penulis : Mariana sari br. Sinurat
Editor : Redaksi














