Medan // mabestv.com – Bendahara Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Sumatera Utara, Ananda Ferdianta Sebayang, memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Pematangsiantar beserta seluruh jajaran atas langkah tegas dan cepat dalam menangani kasus penganiayaan maut yang terjadi di kawasan Taman Bunga, Kota Pematangsiantar. (23 Juni 2026)
Menurut Ananda, keberhasilan aparat kepolisian mendorong seluruh tersangka untuk menyerahkan diri merupakan indikator nyata bahwa penegakan hukum berjalan efektif dan tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan untuk menghindari pertanggungjawaban hukum. Ia menilai ketegasan yang ditunjukkan Kapolres Pematangsiantar menjadi bukti komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan rasa keadilan bagi korban dan keluarganya.
“SEMMI Sumut mengapresiasi ketegasan Kapolres Pematangsiantar beserta jajaran dalam menangani kasus ini. Penyerahan diri para tersangka menunjukkan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku tindak pidana untuk menghindari proses hukum. Ini merupakan keberhasilan aparat kepolisian dalam menghadirkan kepastian hukum di tengah masyarakat,” ujar Ananda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa langkah ultimatum yang sebelumnya disampaikan oleh Kapolres kepada para pelaku merupakan bentuk keberanian dan keseriusan aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan tanpa pandang bulu. Menurutnya, sikap tegas tersebut sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri sekaligus menciptakan stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
Ananda juga menilai penanganan kasus ini harus menjadi momentum bagi aparat kepolisian untuk menunjukkan komitmennya dalam menuntaskan setiap perkara pidana secara transparan dan berkeadilan. Ia menekankan bahwa proses hukum tidak boleh berhenti hanya pada para pelaku lapangan, melainkan harus mampu mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
“Kami mendukung penuh Kapolres Pematangsiantar untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya. Jika terdapat pihak lain yang berperan sebagai aktor intelektual maupun pihak yang turut menginisiasi terjadinya tindak pidana tersebut, maka harus diungkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh demi memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban dan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, PW SEMMI Sumut berharap proses penyidikan dan penegakan hukum dapat terus berjalan secara profesional, objektif, serta transparan. Organisasi mahasiswa tersebut meyakini bahwa pengungkapan kasus secara tuntas akan menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat.
Dengan telah menyerahkan dirinya para tersangka, perhatian publik kini tertuju pada proses hukum selanjutnya. Masyarakat berharap aparat kepolisian mampu mengungkap seluruh fakta yang melatarbelakangi peristiwa tragis tersebut sehingga keadilan benar-benar dapat ditegakkan tanpa intervensi dan tanpa pandang bulu.
PW SEMMI Sumut menegaskan komitmennya untuk terus mendukung langkah-langkah penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, serta mengawal proses pengungkapan kasus hingga tuntas demi terciptanya kepastian hukum dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Penulis : Edy ndr
Editor : Redaksi














