Disiplin ASN Disorot: 2.708 Pegawai Kemensos Mangkir Tanpa Keterangan, Gus Ipul Turun Langsung Sidak Hari Pertama Kerja

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, langsung tancap gas di hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Rabu (25/3/2026). Tanpa basa-basi, ia menggelar inspeksi mendadak (sidak) di lingkungan Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) tetap terjaga.

Langkah tegas itu bukan tanpa alasan. Dalam rapat dinas internal yang digelar sebelum sidak, terungkap fakta mencengangkan: dari total 46.090 pegawai Kemensos, sebanyak 2.708 orang tercatat tidak hadir tanpa keterangan yang jelas. Angka ini menjadi alarm serius bagi komitmen disiplin birokrasi, terutama pasca libur panjang nasional.

Gus Ipul pun tak tinggal diam. Ia menyusuri sejumlah ruangan di kantor pusat Kemensos di Jl Salemba Raya Jakarta Pusat, memantau langsung kehadiran pegawai sekaligus berdialog dengan mereka yang sudah kembali bekerja. Dalam sidak tersebut, pendekatan yang digunakan tak melulu represif, namun juga humanis.

Selain memberikan peringatan tegas terkait pentingnya disiplin kerja, Gus Ipul juga memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi. Ia tampak bersalaman dengan para pegawai, menyampaikan ucapan Idul Fitri, sekaligus mengingatkan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu oleh kelalaian internal.

“Disiplin adalah fondasi pelayanan publik. Tidak boleh ada kompromi terhadap tanggung jawab, apalagi di kementerian yang menyentuh langsung kepentingan sosial masyarakat,” menjadi pesan kuat yang tercermin dari langkah cepat Gus Ipul.

Sidak ini sekaligus menjadi sinyal bahwa evaluasi kinerja ASN bukan sekadar formalitas. Publik kini menanti langkah lanjutan Kemensos terhadap ribuan pegawai yang mangkir tanpa keterangan—apakah akan ada sanksi tegas, atau justru pembinaan berkelanjutan.

Di tengah tuntutan pelayanan sosial yang semakin kompleks, konsistensi disiplin ASN menjadi taruhan kredibilitas negara di mata rakyat. Gus Ipul tampaknya memilih untuk tidak memberi ruang bagi kelengahan tersebut.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Kementerian sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Idanotae Lumpuh Total, Warga Dua Kecamatan Terisolasi dan Desak Pemerintah Bertindak
Usai Disorot Soal Izin, Yayasan Panti Asuhan di Sunggal Layangkan Somasi ke Media Mabestv.com
Mandek di Meja Penyidik Polrestabes Medan, Laporan warga Sejak 2023 Tak Kunjung Berujung Kepastian Hukum
BBM Langka di Muara Wahao–Kongbeng Pasca Insiden SPBU, Aktivitas Warga Lumpuh
Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Panti Asuhan di Sunggal Disorot Publik
Kebakaran Maut di Labuhanbatu Disorot : Dua Pegawai Lapas Tewas, Dugaan Unsur Pidana Menguat
Menggugat Nasionalisme Indonesia, GMNI Medan Tegaskan Perlawanan Ideologis di Puncak Dies Natalis ke-72
Kuasa Mamak Kepala Waris Tantang Bupati Solok Debat Terbuka, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi Memanas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:37 WIB

Jembatan Idanotae Lumpuh Total, Warga Dua Kecamatan Terisolasi dan Desak Pemerintah Bertindak

Jumat, 17 April 2026 - 08:12 WIB

Usai Disorot Soal Izin, Yayasan Panti Asuhan di Sunggal Layangkan Somasi ke Media Mabestv.com

Kamis, 16 April 2026 - 12:14 WIB

Mandek di Meja Penyidik Polrestabes Medan, Laporan warga Sejak 2023 Tak Kunjung Berujung Kepastian Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 04:11 WIB

BBM Langka di Muara Wahao–Kongbeng Pasca Insiden SPBU, Aktivitas Warga Lumpuh

Kamis, 16 April 2026 - 03:16 WIB

Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Panti Asuhan di Sunggal Disorot Publik

Berita Terbaru