Duka di Tengah Pemadaman Massal, Relawan Kesehatan Indonesia Sumut Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan // mabestv.com Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera kembali menimbulkan duka mendalam. Di tengah lumpuhnya aktivitas masyarakat akibat padamnya aliran listrik, muncul laporan adanya korban jiwa yang diduga terdampak dari penggunaan genset selama pemadaman berlangsung.

Ketua Wilayah Relawan Kesehatan Indonesia Provinsi Sumatera Utara, IKORIANSYAH, menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa kondisi ini bukan hanya persoalan gangguan layanan listrik, tetapi telah menjadi persoalan keselamatan masyarakat.

Menurut informasi yang beredar di tengah masyarakat, beberapa warga dilaporkan meninggal dunia dan lainnya mengalami kondisi kritis akibat dugaan keracunan asap genset yang digunakan saat listrik padam dalam waktu cukup lama. Situasi ini menjadi alarm serius bagi seluruh pihak, khususnya terkait keamanan penggunaan sumber listrik alternatif di tengah krisis pemadaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemadaman berkepanjangan tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak kesehatan yang sangat berbahaya. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegas IKORIANSYAH dalam keterangannya, Minggu (24/05/2026).

Baca Juga:  Ketua Peradan Sumut Soroti Lambatnya Penanganan Kasus Pengeroyokan di Polres Asahan.

Relawan Kesehatan Indonesia Provinsi Sumatera Utara juga meminta pihak PLN segera mempercepat proses perbaikan dan pemulihan jaringan listrik di seluruh wilayah terdampak agar kondisi tidak semakin memburuk dan menimbulkan korban tambahan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dalam penggunaan genset. Penggunaan genset di dalam rumah atau ruangan tertutup sangat berbahaya karena asap karbon monoksida yang dihasilkan dapat menyebabkan keracunan serius hingga kematian.

“Jangan pernah menyalakan genset di dalam ruangan tertutup. Pastikan sirkulasi udara terbuka agar tidak terjadi penumpukan asap beracun,” imbaunya.

Atas nama keluarga besar Relawan Kesehatan Indonesia Provinsi Sumatera Utara, IKORIANSYAH turut menyampaikan doa dan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga para korban husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucapnya.

Penulis : Tim/red

Sumber Berita: Relawan Kesehatan Indonesia Provinsi Sumatera Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Kesalahpahaman Pembangunan Gereja BNKP Teladan Medan, Kuasa Hukum: Semua Pihak Harus Kedepankan Kebenaran
Polres Nias Disorot, Dinilai Lamban Tanggapi Maraknya Akun Palsu dalam Kasus Kematian Siswi SMK di Alasa Talumuzoi
PERSOALAN BENCANA BELUM TUNTAS, DISTRIBUSI PUPUK SUBSIDI DIPERTANYAKAN: BUPATI TAPANULI UTARA DIMINTA SERIUS MEMBANGUN DAERAH
Kurang dari 1×24 Jam, Polsek Gido Berhasil Amankan Terduga Pelaku Penikaman di Nias
Kapolres Nias Dinilai Minim Prestasi, Deretan Kasus Viral Belum Tuntas Tuai Sorotan Publik
Kepemimpinan Bupati di Tapanuli Tengah Dipertanyakan, Penanganan Bencana Dinilai Lamban
Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa, Presiden Prabowo Subianto Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad
PERADAN Sumut dan L-KPK Sumut Bangun Sinergitas dengan Polres Asahan, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Humanis
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Dugaan Kesalahpahaman Pembangunan Gereja BNKP Teladan Medan, Kuasa Hukum: Semua Pihak Harus Kedepankan Kebenaran

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:48 WIB

Polres Nias Disorot, Dinilai Lamban Tanggapi Maraknya Akun Palsu dalam Kasus Kematian Siswi SMK di Alasa Talumuzoi

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:26 WIB

PERSOALAN BENCANA BELUM TUNTAS, DISTRIBUSI PUPUK SUBSIDI DIPERTANYAKAN: BUPATI TAPANULI UTARA DIMINTA SERIUS MEMBANGUN DAERAH

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:33 WIB

Kurang dari 1×24 Jam, Polsek Gido Berhasil Amankan Terduga Pelaku Penikaman di Nias

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:05 WIB

Kapolres Nias Dinilai Minim Prestasi, Deretan Kasus Viral Belum Tuntas Tuai Sorotan Publik

Berita Terbaru