Forum Juang Ono Niha dan Tokoh Pemuda Nias Satukan Langkah Dorong Provinsi Kepulauan Nias dan Persiapan Lapangan Kerja

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor // mabestv.com 24 mei 2026, Semangat perjuangan pembentukan Kepulauan Nias kembali digaungkan dalam pertemuan Forum Juang Ono Niha bersama sejumlah tokoh pemuda dan pengusaha asal Nias yang berlangsung di Resto Shabu Hachi, Kota Bogor, Jumat (23/05/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat, humanis, dan penuh kekeluargaan itu menjadi ruang konsolidasi pemikiran antara generasi muda Nias dengan para tokoh masyarakat untuk membahas arah perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias sekaligus langkah konkret mempersiapkan sektor ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat.

Diskusi tersebut dihadiri tokoh pemuda Nias sekaligus pengusaha asal Pulau Nias, Yusman Dawolo, serta Juli E. Restu War bersama peserta Forum Juang Ono Niha.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penyampaiannya, Yusman Dawolo menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias tidak boleh berhenti hanya sebatas wacana, tetapi harus terus diperjuangkan secara merata oleh seluruh masyarakat Nias di berbagai daerah.

Menurutnya, perjuangan tersebut harus dibarengi dengan kesiapan pembangunan ekonomi daerah, terutama melalui penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan.

“Pemerintah harus hadir melalui langkah nyata dengan membangun sektor industri pengolahan hasil laut, pertanian, peternakan, dan pariwisata secara serius dan terintegrasi. Jangan sampai provinsi terbentuk tetapi masyarakat belum siap secara ekonomi,” tegasnya.

Ia juga meminta agar BPP-PKN terus mendampingi gerakan pemuda dan masyarakat agar perjuangan pembentukan provinsi berjalan lebih kuat, terarah, dan memiliki daya dorong politik yang nyata.

Selain membahas isu pemekaran wilayah, Forum Juang Ono Niha turut mempresentasikan rencana Seminar Nasional lintas mahasiswa dan pemuda Nias se-DKI Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026 mendatang.

Yusman Dawolo menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut, baik secara moril maupun materiil, selama seminar itu bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat Nias demi keluar dari ketertinggalan pembangunan.

Baca Juga:  Miris! Gedung SMPN 5 Tanah Putih di Rokan Hilir Memprihatinkan, Keselamatan Siswa Dipertanyakan

Ia menegaskan bahwa saat ini bukan lagi waktunya saling menyalahkan atas kegagalan masa lalu, melainkan era untuk bergerak bersama menghadirkan solusi nyata bagi kemajuan daerah.

Sementara itu, Koordinator Pusat Forum Juang Ono Niha, April Julianus Daeli, mengapresiasi dukungan para tokoh terhadap gerakan pemuda Nias dalam memperjuangkan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias.

Ia menjelaskan bahwa Forum Juang Ono Niha dibentuk sebagai mitra strategis pendukung BPP-PKN guna memperkuat keterlibatan generasi muda dalam perjuangan tersebut.

Ketua Panitia Seminar Nasional 20 Juni 2026, Emon Wirawan Harefa, menegaskan bahwa masyarakat Nias harus aktif melahirkan program-program nyata dan berkelanjutan untuk mempercepat kemajuan daerah.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan proposal kegiatan seminar nasional kepada para tokoh yang hadir sebagai bentuk ajakan kolaborasi bersama.

Sekretaris Forum Juang Ono Niha, Hendryk Ponsius Lombu, meminta seluruh tokoh Nias terus mendampingi generasi muda dalam memperjuangkan kemajuan daerah, termasuk mendesak pencabutan moratorium pemekaran wilayah.

Di sisi lain, Juli E. Restu War menilai bahwa pembentukan Provinsi Kepulauan Nias bukan sekadar persoalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ataupun kemampuan fiskal, melainkan menyangkut kepentingan strategis nasional.

Menurutnya, Kepulauan Nias merupakan wilayah kepulauan terluar yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia dan memiliki potensi sumber daya alam yang besar namun belum dimaksimalkan secara optimal.

“Pembentukan provinsi bukan lagi soal setuju atau tidak, tetapi bagaimana kita bersama-sama berbuat dan memperjuangkan hak Kepulauan Nias sebagai wilayah kepulauan terluar yang masih tertinggal jauh dari daerah lain,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pemuda Nias di berbagai daerah di Indonesia untuk menjaga persatuan dan terus mengawal perjuangan tersebut hingga benar-benar terealisasi.

Penulis : Tim/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Guru Honorer hingga Raih Dua Silver Button, Kisah Inspiratif Lius Lawolo Menginspirasi Generasi Muda Nias
Kinerja Polres Nias Disorot, Akun Palsu dan Hoaks Marak, Publik Pertanyakan Penegakan Hukum Siber
Pemuda Masyarakat Nias Konsolidasi Akbar, Siap Gelar Aksi di Polda Sumut Desak Evaluasi Kinerja Kapolres Nias
BPP-PKN Perkuat Langkah Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias, Kemendagri Sebut Persyaratan Telah Terpenuhi
Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Hari Lahir Pancasila 2026, Gubernur Sumut Bobby Nasution Tegaskan ASN Harus Bebas Pungli dan Korupsi
Mahasiswa Asal Nias Diduga Jadi Korban Pengeroyokan dan Sweeping, Polisi Diminta Usut Tuntas
Anggota DPR Mulyadi Desak Aparat Hukum Tindak Tegas Tambang Emas Ilegal Skala Besar di Sumbar
Berita ini 24 kali dibaca
Pertemuan Forum Juang Ono Niha bersama para tokoh pemuda dan pengusaha asal Nias menjadi sinyal kuat bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias terus hidup dan mendapatkan dukungan lintas generasi. Tidak hanya berbicara soal pemekaran wilayah, forum tersebut juga menyoroti pentingnya kesiapan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama menuju daerah otonom baru yang mandiri dan berdaya saing. Sinergi antara pemuda, tokoh masyarakat, pengusaha, dan BPP-PKN dinilai menjadi kekuatan penting dalam membangun gerakan yang lebih terorganisir, solutif, dan berkelanjutan demi masa depan Kepulauan Nias yang lebih maju.

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:28 WIB

Dari Guru Honorer hingga Raih Dua Silver Button, Kisah Inspiratif Lius Lawolo Menginspirasi Generasi Muda Nias

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:03 WIB

Kinerja Polres Nias Disorot, Akun Palsu dan Hoaks Marak, Publik Pertanyakan Penegakan Hukum Siber

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:44 WIB

Pemuda Masyarakat Nias Konsolidasi Akbar, Siap Gelar Aksi di Polda Sumut Desak Evaluasi Kinerja Kapolres Nias

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:36 WIB

BPP-PKN Perkuat Langkah Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias, Kemendagri Sebut Persyaratan Telah Terpenuhi

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:07 WIB

Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru