Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara Jabar Didorong Perkuat Sinergi dengan Gubernur dan Aparat Penegak Hukum

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung // mabestv.com Upaya pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di Jawa Barat terus didorong untuk lebih terstruktur dan terkoordinasi. Dewan Pimpinan Daerah Yayasan Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara (DPD YGANN) Provinsi Jawa Barat kini didesak memperkuat sinergi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. (13 April 2026)

Hal tersebut disampaikan oleh Assoc. Prof., Dr. Musa Darwin Pane, S.H., MH,. selaku Ketua Dewan Pakar DPP YGANN, saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat DPD YGANN Jawa Barat di Bandung.

Dalam pertemuan dengan Ketua DPD YGANN Jabar, Yanto Dharma Gunawan, Musa Darwin Pane menegaskan pentingnya membangun kolaborasi konkret dengan berbagai pihak strategis, seperti Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat, Kepolisian Daerah Jawa Barat, serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Barat (KDM).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap peredaran narkotika dan obat-obatan ilegal.

“Jawa Barat merupakan pasar potensial bagi peredaran narkotika. Jika tidak ditangani secara serius dan terpadu, dampaknya akan sangat luas, terutama bagi generasi muda,” tegas Musa Darwin Pane.

Baca Juga:  Baru Direnovasi, Puskesmas Soposurung Retak: Dugaan Lemahnya Kualitas Proyek Menguat

Ia juga menyoroti maraknya peredaran obat-obatan ilegal belakangan ini yang semakin mengkhawatirkan. Oleh karena itu, DPD YGANN Jawa Barat diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu tampil sebagai garda terdepan dalam aksi nyata pencegahan di tengah masyarakat.

Langkah konkret yang didorong meliputi peningkatan sosialisasi bahaya narkotika, edukasi publik, serta penguatan jaringan relawan hingga ke tingkat akar rumput. Selain itu, penguatan struktur organisasi internal juga menjadi prioritas agar gerakan pencegahan dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

Ketua DPD YGANN Jawa Barat, Yanto Dharma Gunawan, menyambut baik arahan tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pihaknya berharap, ke depan, sinergi dengan Gubernur Jawa Barat dapat segera terwujud dalam bentuk program bersama yang konkret dan berkelanjutan, guna menekan angka penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut.

Dengan kolaborasi yang kuat antara organisasi masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum, upaya memutus rantai peredaran narkotika di Jawa Barat diharapkan tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar terealisasi dalam tindakan nyata di lapangan.

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Tahun Menanti Kepastian Hukum, Sony Tehe Lase Adukan Penyidik Polres Madina ke Propam dan Wassidik Polda Sumut.
Usai Dilantik, Camat Umbunasi Tancap Gas Gelar Rakor dan Bentuk Panitia HUT RI ke-81
Tabrakan Beruntun Maut di Sibolangit, Empat Nyawa Melayang; Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Jalur Medan–Berastagi
Kecelakaan Maut Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, Tujuh Kendaraan Terlibat, Diduga Dipicu Truk Rem Blong
Yaseroro Zendrato: Kehadiran Bobby Nasution di Nias Bukti Kepemimpinan yang Hadir dan Berpihak pada Rakyat
GEMAPEDES Bentang Spanduk di Medan, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Narkoba yang Libatkan Dua Personel Polres Samosir
Bongkar Ladang Ganja di Agam, Tim Gabungan TNI Amankan Dua Bersaudara dan 26 Batang Tanaman Ganja
DPC GMNI Medan Desak Pertamina dan Menteri ESDM Bertanggung Jawab atas Kelangkaan BBM di Sumut
Berita ini 39 kali dibaca
Sinergi antara DPD YGANN Jawa Barat dengan Badan Narkotika Nasional, Kepolisian Daerah Jawa Barat, serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Barat (KDM) menjadi langkah krusial dalam menghadapi ancaman serius peredaran narkotika. Dorongan dari Assoc. Prof., Dr. Musa Darwin Pane, S.H., MH., menegaskan bahwa tanpa kolaborasi yang kuat dan aksi nyata di lapangan, Jawa Barat yang padat penduduk akan terus menjadi sasaran empuk peredaran narkoba. Oleh karena itu, penguatan organisasi, edukasi masyarakat, serta gerakan pencegahan yang masif harus segera diwujudkan demi melindungi generasi bangsa.

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:42 WIB

Dua Tahun Menanti Kepastian Hukum, Sony Tehe Lase Adukan Penyidik Polres Madina ke Propam dan Wassidik Polda Sumut.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:05 WIB

Usai Dilantik, Camat Umbunasi Tancap Gas Gelar Rakor dan Bentuk Panitia HUT RI ke-81

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:21 WIB

Tabrakan Beruntun Maut di Sibolangit, Empat Nyawa Melayang; Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Jalur Medan–Berastagi

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:47 WIB

Kecelakaan Maut Beruntun di Jalur Medan–Berastagi, Tujuh Kendaraan Terlibat, Diduga Dipicu Truk Rem Blong

Jumat, 17 Juli 2026 - 04:45 WIB

Yaseroro Zendrato: Kehadiran Bobby Nasution di Nias Bukti Kepemimpinan yang Hadir dan Berpihak pada Rakyat

Berita Terbaru