KSP Kawal Proyek Migas Strategis di Bojonegoro, Percepat Swasembada Energi Nasional

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro, jawa timur // mabestv.com Pemerintah melalui Kantor Staf Presiden (KSP) terus memperkuat langkah percepatan pembangunan sektor energi nasional dengan mengawal penyelesaian sejumlah proyek minyak dan gas bumi (migas) strategis. Upaya tersebut ditandai dengan peninjauan lapangan dan rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada percepatan penyelesaian berbagai hambatan perizinan yang masih menghambat tiga proyek migas strategis nasional, yakni Kedung Keris West, Sumur Eksplorasi Banyugeni-001, dan Lapangan Gas RBG Blok I. Ketiga proyek ini dinilai memiliki peran vital dalam meningkatkan produksi migas nasional, memperkuat ketahanan energi, serta menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Dalam rapat koordinasi tersebut, Dudung menegaskan bahwa penguatan sektor energi merupakan bagian tak terpisahkan dari agenda besar pembangunan nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto melalui program Asta Cita. Menurutnya, swasembada energi dan swasembada pangan harus berjalan seimbang demi menjaga stabilitas dan kemandirian bangsa.

“Produksi migas dalam negeri harus kita kawal. Kita tidak sedang mempertentangkan swasembada pangan dengan swasembada energi. Lahan pertanian harus dijaga, tetapi kebutuhan energi nasional juga harus dipenuhi demi mencapai target produksi satu juta barel minyak per hari pada tahun 2029,” tegas Dudung usai rapat.

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan proyek-proyek strategis nasional tidak terhambat oleh persoalan birokrasi maupun koordinasi antarinstansi. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional dan tantangan ketidakpastian ekonomi global, percepatan produksi migas domestik menjadi langkah penting untuk memperkuat kemandirian energi Indonesia.

Melalui sinergi antara kementerian, pemerintah daerah, regulator, dan pelaku usaha, KSP berkomitmen mengawal penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat realisasi investasi, meningkatkan produksi energi nasional, membuka lapangan kerja, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Kepala Staf Kepresidenan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GEMAPEDES Bentang Spanduk di Medan, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Narkoba yang Libatkan Dua Personel Polres Samosir
Bongkar Ladang Ganja di Agam, Tim Gabungan TNI Amankan Dua Bersaudara dan 26 Batang Tanaman Ganja
DPC GMNI Medan Desak Pertamina dan Menteri ESDM Bertanggung Jawab atas Kelangkaan BBM di Sumut
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab 24 Pejabat Utama dan Kapolres, Tegaskan Integritas serta Pelayanan Prima untuk Masyarakat
Seskab Teddy Bekali 1.600 Taruna Akmil, Tekankan Kepemimpinan Berintegritas dan Jiwa Pengabdian
Satgas PKH Perkuat Penertiban Kawasan Hutan, Menhan Sjafrie Pimpin Evaluasi Strategis Lintas Kementerian
HIMNI Tebo Matangkan Pelantikan Pengurus Baru, Siapkan Langkah Strategis Perkuat Organisasi dan Perjuangan Masyarakat Nias
Tim Kuasa Hukum Penuhi Panggilan UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Sumut, Dugaan Upah di Bawah UMK PT Laris Cargo Masuk Tahap Pemeriksaan.
Berita ini 15 kali dibaca
Pengawalan langsung yang dilakukan KSP terhadap proyek-proyek migas strategis di Bojonegoro menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan target swasembada energi. Dengan percepatan perizinan dan penguatan koordinasi lintas sektor, proyek-proyek tersebut diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan produksi migas nasional sekaligus memperkokoh ketahanan energi Indonesia menuju target produksi satu juta barel minyak per hari pada 2029.

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:54 WIB

GEMAPEDES Bentang Spanduk di Medan, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Narkoba yang Libatkan Dua Personel Polres Samosir

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:27 WIB

Bongkar Ladang Ganja di Agam, Tim Gabungan TNI Amankan Dua Bersaudara dan 26 Batang Tanaman Ganja

Selasa, 14 Juli 2026 - 03:20 WIB

DPC GMNI Medan Desak Pertamina dan Menteri ESDM Bertanggung Jawab atas Kelangkaan BBM di Sumut

Senin, 13 Juli 2026 - 14:51 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Sertijab 24 Pejabat Utama dan Kapolres, Tegaskan Integritas serta Pelayanan Prima untuk Masyarakat

Senin, 13 Juli 2026 - 11:39 WIB

Seskab Teddy Bekali 1.600 Taruna Akmil, Tekankan Kepemimpinan Berintegritas dan Jiwa Pengabdian

Berita Terbaru