Bojonegoro, jawa timur // mabestv.com – Pemerintah melalui Kantor Staf Presiden (KSP) terus memperkuat langkah percepatan pembangunan sektor energi nasional dengan mengawal penyelesaian sejumlah proyek minyak dan gas bumi (migas) strategis. Upaya tersebut ditandai dengan peninjauan lapangan dan rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada percepatan penyelesaian berbagai hambatan perizinan yang masih menghambat tiga proyek migas strategis nasional, yakni Kedung Keris West, Sumur Eksplorasi Banyugeni-001, dan Lapangan Gas RBG Blok I. Ketiga proyek ini dinilai memiliki peran vital dalam meningkatkan produksi migas nasional, memperkuat ketahanan energi, serta menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor Liquefied Petroleum Gas (LPG).
Dalam rapat koordinasi tersebut, Dudung menegaskan bahwa penguatan sektor energi merupakan bagian tak terpisahkan dari agenda besar pembangunan nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto melalui program Asta Cita. Menurutnya, swasembada energi dan swasembada pangan harus berjalan seimbang demi menjaga stabilitas dan kemandirian bangsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Produksi migas dalam negeri harus kita kawal. Kita tidak sedang mempertentangkan swasembada pangan dengan swasembada energi. Lahan pertanian harus dijaga, tetapi kebutuhan energi nasional juga harus dipenuhi demi mencapai target produksi satu juta barel minyak per hari pada tahun 2029,” tegas Dudung usai rapat.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan proyek-proyek strategis nasional tidak terhambat oleh persoalan birokrasi maupun koordinasi antarinstansi. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional dan tantangan ketidakpastian ekonomi global, percepatan produksi migas domestik menjadi langkah penting untuk memperkuat kemandirian energi Indonesia.
Melalui sinergi antara kementerian, pemerintah daerah, regulator, dan pelaku usaha, KSP berkomitmen mengawal penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat realisasi investasi, meningkatkan produksi energi nasional, membuka lapangan kerja, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Kepala Staf Kepresidenan














