Optimalisasi Lahan HGU Didorong, Satgas PRR Percepat Penyediaan Huntap bagi Korban Bencana Sumatera

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com — Pemerintah melalui Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat penyediaan hunian tetap (huntap) bagi para penyintas bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Salah satu langkah strategis yang kini menjadi sorotan adalah optimalisasi lahan Hak Guna Usaha (HGU) sebagai solusi percepatan relokasi yang aman dan berkelanjutan. (09/04/2026)

Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan bahwa pemanfaatan lahan HGU menjadi opsi realistis di tengah keterbatasan lahan milik pemerintah daerah maupun BUMN. Ia menekankan bahwa prinsip dasar pengelolaan tanah harus berpihak pada kepentingan masyarakat terdampak bencana.

“Perintah Presiden jelas, seluruh tanah pemerintah diprioritaskan untuk korban bencana. Jika tidak tersedia, maka opsi lain seperti HGU harus dimanfaatkan. Pada dasarnya tanah adalah milik negara, sementara HGU hanya hak pemanfaatan,” tegas Tito usai Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Jakarta, Senin (6/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data lintas kementerian menunjukkan potensi besar yang dapat dimaksimalkan. Di Aceh, terdapat 52 lokasi HGU seluas 81.551 hektare, di Sumatera Utara 18 lokasi seluas 24.418 hektare, dan di Sumatera Barat 33 lokasi dengan luas mencapai 88.405 hektare. Sementara itu, kebutuhan lahan relokasi huntap yang telah diidentifikasi mencapai 4.778 hektare.

Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam menjawab kebutuhan mendesak relokasi warga ke kawasan yang lebih aman dari risiko bencana. Skema yang disiapkan adalah pembangunan huntap komunal oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, yang akan memusatkan permukiman di lokasi baru dengan infrastruktur yang lebih tertata.

Baca Juga:  TOKOH PEMUDA NIAS DESAK PEMERINTAH PERCEPAT PEMBENTUKAN PROVINSI KEPULAUAN NIAS

Tito juga mendorong adanya kepedulian dari pemegang HGU, khususnya perusahaan perkebunan, untuk mendukung upaya kemanusiaan ini.

“Kalau di daerah tidak ada lahan BUMN, tetapi ada HGU seperti kebun sawit, maka sedang dikomunikasikan. Kita berharap ada empati dan dukungan, karena ini untuk masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Selain skema komunal, Satgas PRR juga tetap membuka opsi pembangunan kembali di lokasi asal (in situ). Dalam skema ini, BNPB akan menangani proses pembangunan, sementara pemerintah menyalurkan bantuan stimulan sebesar Rp60 juta per unit rumah yang diberikan dalam dua tahap bagi masyarakat yang memilih membangun secara mandiri.

Berdasarkan data terbaru per 9 April 2026, total 39.007 unit huntap ditargetkan dibangun di tiga provinsi terdampak. Dari jumlah tersebut, 230 unit telah rampung, sementara 1.240 unit lainnya masih dalam tahap konstruksi.

Percepatan ini menjadi ujian konkret komitmen pemerintah dalam memastikan para korban bencana tidak hanya mendapatkan tempat tinggal, tetapi juga kehidupan yang lebih aman dan layak ke depan.

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Puspen kemendagri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam
HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat
Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega
Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas
Julius Giawa Tegaskan Wartawan Wajib Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik: Utamakan Fakta, Bukan Asumsi!
Kapolres Nias Selatan Turun Langsung Lewat Jumat Keliling, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Cekcok Usai Futsal Berujung Tawuran di Teluk Dalam, 30 Pemuda dan 16 Motor Diamankan Polisi
Berita ini 35 kali dibaca
Optimalisasi lahan HGU menjadi langkah strategis dan realistis yang ditempuh Satgas PRR untuk mempercepat penyediaan hunian tetap bagi korban bencana di Sumatera. Dengan dukungan lintas kementerian, pemerintah daerah, serta diharapkan adanya kepedulian pemegang HGU, percepatan pembangunan huntap dapat segera terwujud. Upaya ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan solusi konkret, tidak hanya untuk pemulihan pascabencana, tetapi juga untuk menjamin kehidupan yang lebih aman, layak, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:14 WIB

HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru