Pemkab Tapanuli Utara Turun Langsung, Awasi Harga dan Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pasar Tarutung

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara // mabestv.com – 10 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menunjukkan sikap tegas dalam mengawal distribusi pupuk bersubsidi dengan turun langsung melakukan monitoring Harga Eceran Tertinggi (HET) di kawasan Pasar Tarutung, Rabu (8/4/2026) sore.

Langkah ini menjadi respons cepat atas rekomendasi Badan Anggaran (Banggar) DPRD Taput, menyusul kekhawatiran adanya praktik penjualan pupuk bersubsidi secara bebas di pasaran yang berpotensi merugikan petani.

Tim gabungan yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan David Sipahutar melibatkan sejumlah instansi lintas sektoral, mulai dari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Bagian Perekonomian dan SDA, Dinas Pertanian, Satpol PP, hingga PT Perseroda Pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sidak tersebut, tim menyasar langsung kios pengecer seperti UD. Siangkaan dan UD. Jimmy guna memastikan penerapan prinsip distribusi 6T: Tepat Jenis, Tepat Mutu, Tepat Jumlah, Tepat Tempat, Tepat Waktu, dan Tepat Harga.

Hasil di lapangan mengungkap fakta penting: stok pupuk bersubsidi di tingkat pengecer masih terbatas. Kondisi ini dinilai krusial, mengingat petani di Tapanuli Utara saat ini tengah memasuki masa pemupukan Musim Tanam (MT) I Tahun 2026.

Baca Juga:  Tim Kuasa Hukum Keluarga Korban, Almarhum Winda Lorenza Gowasa Gelar Konsolidasi, Dorong Pengungkapan Kasus Secara Transparan

Situasi tersebut langsung mendapat perhatian serius dari pemerintah. Tim monitoring tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan sosialisasi dan penegasan kepada para pemilik kios agar tetap disiplin dalam penyaluran pupuk.

Pemerintah menegaskan, pupuk bersubsidi wajib disalurkan tepat sasaran dan dijual sesuai HET, serta hanya diperuntukkan bagi petani yang berhak.

“Tim akan terus memonitor distribusi pupuk bersubsidi. Ini adalah bentuk komitmen nyata pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan melindungi hak petani dari praktik yang tidak sesuai ketentuan,” tegas Kabag Perekonomian dan SDA, Manto Lumbantobing.

Dengan pengawasan yang diperketat, Pemkab Tapanuli Utara berharap distribusi pupuk bersubsidi dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan benar-benar menyentuh kebutuhan petani di lapangan.

Penulis : Mariana sari br. Sinurat

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Tanda Tangan Mencuat, Resmi Dilaporkan ke Polda Sumatera Utara
Kuasa Hukum Soroti Anjuran Mediator Disnaker Kota Medan, Dugaan Tanda Tangan Dipalsukan Mencuat
Warga Komplek Jl. Karya Medan Barat Keluhkan Bangunan di Pinggir Jalan, Pertanyakan Batas Tembok dan Legalitas PBG
Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?
Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi
Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat
Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
Berita ini 23 kali dibaca
Monitoring langsung ini menegaskan keseriusan Pemkab Tapanuli Utara dalam menutup celah penyimpangan distribusi pupuk bersubsidi. Di tengah keterbatasan stok dan meningkatnya kebutuhan petani, pengawasan ketat menjadi kunci menjaga stabilitas pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Tanda Tangan Mencuat, Resmi Dilaporkan ke Polda Sumatera Utara

Jumat, 4 September 2026 - 13:20 WIB

Kuasa Hukum Soroti Anjuran Mediator Disnaker Kota Medan, Dugaan Tanda Tangan Dipalsukan Mencuat

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Warga Komplek Jl. Karya Medan Barat Keluhkan Bangunan di Pinggir Jalan, Pertanyakan Batas Tembok dan Legalitas PBG

Kamis, 3 September 2026 - 14:58 WIB

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?

Kamis, 3 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi

Berita Terbaru