Pemkab Toba Matangkan Paskah Oikumene 2026, Soroti Disiplin, Sinergi, dan Pembaharuan Nyata

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toba // mabestv.com Pemerintah Kabupaten Toba tancap gas mematangkan persiapan Paskah Oikumene Tahun 2026 yang akan dipusatkan di Kecamatan Sigumpar. Rapat strategis digelar Selasa (14/4/2026) di Balai Data Kantor Bupati Toba, menandai keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan perayaan keagamaan ini berjalan tertib, terukur, dan berdampak.

Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Paber Napitupulu, Staf Ahli Bupati Sahat Manullang, Kepala Bagian Kesra Tanda Dongoran, Ketua BKAG, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta perwakilan lintas denominasi gereja. Kehadiran lintas sektor ini menjadi sinyal kuat bahwa pelaksanaan Paskah Oikumene tidak sekadar seremoni, melainkan agenda bersama yang menuntut koordinasi solid.

Mengusung tema “Kristus Bangkit Membaharui Kemanusiaan Kita”, perayaan tahun ini dirancang lebih terstruktur. Rangkaian kegiatan meliputi pra-ibadah dari Sopo Partungkoan, parade Jalan Salib, hingga fragmen Paskah yang sarat pesan spiritual dan sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekda Toba, Paber Napitupulu, menegaskan bahwa keberhasilan acara sangat bergantung pada kesiapan teknis dan kekompakan seluruh pihak. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi pola kerja setengah matang yang berpotensi mengganggu jalannya kegiatan.

Baca Juga:  Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa, Presiden Prabowo Subianto Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad

“Persiapan harus benar-benar matang. Kita tidak ingin ada celah yang membuat pelaksanaan kurang maksimal. Tahun ini harus lebih baik dari sebelumnya,” tegasnya.

Senada, Staf Ahli Bupati Sahat Manullang menekankan konsep kesederhanaan yang bukan sekadar simbol, tetapi harus menghadirkan perubahan nyata dalam pelaksanaan. Ia bahkan menyoroti aturan tegas larangan merokok selama kegiatan berlangsung sebagai bagian dari disiplin dan pembaharuan sikap.

“Kesederhanaan bukan berarti seadanya. Harus ada nilai baru yang lahir, termasuk kedisiplinan. Kita ingin kegiatan ini bersih, tertib, dan memberi contoh,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya manajemen waktu yang selama ini kerap menjadi titik lemah dalam berbagai kegiatan seremonial. Penegakan jadwal disebut menjadi kunci agar seluruh rangkaian berjalan efektif tanpa molor.

Langkah Pemkab Toba ini dinilai sebagai upaya serius menjadikan Paskah Oikumene bukan hanya perayaan iman, tetapi juga momentum evaluasi budaya kerja—dari yang seremonial menuju yang lebih profesional dan berdampak.

Penulis : Mariana sari br. Sinurat

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Tanda Tangan Mencuat, Resmi Dilaporkan ke Polda Sumatera Utara
Kuasa Hukum Soroti Anjuran Mediator Disnaker Kota Medan, Dugaan Tanda Tangan Dipalsukan Mencuat
Warga Komplek Jl. Karya Medan Barat Keluhkan Bangunan di Pinggir Jalan, Pertanyakan Batas Tembok dan Legalitas PBG
Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?
Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi
Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat
Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
Berita ini 41 kali dibaca
Pemkab Toba tidak ingin Paskah Oikumene 2026 sekadar rutinitas tahunan. Dengan penekanan pada sinergi, disiplin, dan pembaharuan nyata, pemerintah daerah berupaya menjadikan momentum ini sebagai cermin perubahan—baik dalam nilai spiritual maupun tata kelola kegiatan publik.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Tanda Tangan Mencuat, Resmi Dilaporkan ke Polda Sumatera Utara

Jumat, 4 September 2026 - 13:20 WIB

Kuasa Hukum Soroti Anjuran Mediator Disnaker Kota Medan, Dugaan Tanda Tangan Dipalsukan Mencuat

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Warga Komplek Jl. Karya Medan Barat Keluhkan Bangunan di Pinggir Jalan, Pertanyakan Batas Tembok dan Legalitas PBG

Kamis, 3 September 2026 - 14:58 WIB

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?

Kamis, 3 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi

Berita Terbaru