Peringatan HUT ke-348 Gunungsitoli, Pemko Genjot Edukasi Siaga Bencana Sejak Dini

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungsitoli // mabestv.com Pemerintah Kota Gunungsitoli tidak ingin peringatan Hari Jadi ke-348 hanya menjadi seremoni belaka. Di tengah ancaman bencana yang kian nyata, Pemko memilih langkah strategis dengan menggelar Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana, Selasa (14/04/2026), di pelataran UPTD SMP Negeri 3 Gunungsitoli.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Gunungsitoli dan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026, sekaligus penegasan bahwa edukasi kebencanaan adalah kebutuhan mendesak, bukan sekadar program formalitas.

Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, dalam arahannya menegaskan bahwa wilayah Gunungsitoli memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Ancaman gempa bumi, banjir, longsor, angin kencang hingga cuaca ekstrem bukan lagi potensi, melainkan realitas yang harus dihadapi dengan kesiapan matang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kesadaran dan kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan. Pelajar harus dibekali kemampuan untuk melindungi diri saat bencana terjadi,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi seluruh elemen pendidikan. Tenaga pendidik diminta tidak berjalan sendiri, melainkan bersatu mendukung kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan tangguh terhadap bencana. Bahkan, Sekda secara tegas menyatakan bahwa kekurangan sarana dan prasarana di sekolah akan menjadi bahan evaluasi serius bagi Pemko untuk segera ditindaklanjuti.

Baca Juga:  DPRD Gunungsitoli Bahas LKPJ 2025, Wakil Wali Kota Tekankan Akuntabilitas dan Evaluasi Kinerja

Tak hanya itu, penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) turut menjadi sorotan. Sekda mengingatkan agar dana tersebut dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran guna menunjang kualitas pendidikan sekaligus kesiapsiagaan bencana di sekolah.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Gunungsitoli, Adiman Perwira Harefa, menegaskan bahwa bulan April merupakan momentum penting bagi daerah tersebut. Selain HUT kota, Hari Kesiapsiagaan Bencana yang diperingati setiap 26 April menjadi pengingat bahwa ancaman bencana tidak bisa diabaikan.

“Melalui simulasi, kami ingin masyarakat, khususnya pelajar, benar-benar memahami langkah penyelamatan diri. Ini bukan teori semata, tetapi latihan nyata menghadapi potensi bencana seperti megathrust, cuaca ekstrem hingga kekeringan panjang,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh para siswa, guru, serta jajaran BPBD dengan antusias, menunjukkan bahwa kesadaran kolektif mulai tumbuh. Namun demikian, tantangan ke depan tetap besar—apakah edukasi ini mampu berlanjut secara konsisten, atau justru berhenti sebagai agenda seremonial tahunan.

Di akhir kegiatan, Pemko Gunungsitoli juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif menyukseskan rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Gunungsitoli ke-348 yang akan digelar pada 21 hingga 25 April 2026 di Alun-Alun Kota Gunungsitoli.

Penulis : Arvil laoli

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Pemko Gunungsitoli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Tanda Tangan Mencuat, Resmi Dilaporkan ke Polda Sumatera Utara
Kuasa Hukum Soroti Anjuran Mediator Disnaker Kota Medan, Dugaan Tanda Tangan Dipalsukan Mencuat
Warga Komplek Jl. Karya Medan Barat Keluhkan Bangunan di Pinggir Jalan, Pertanyakan Batas Tembok dan Legalitas PBG
Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?
Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi
Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat
Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
Berita ini 25 kali dibaca
Langkah Pemko Gunungsitoli patut diapresiasi, namun keberhasilan sesungguhnya terletak pada konsistensi implementasi di lapangan. Edukasi kebencanaan tidak boleh berhenti di sosialisasi—ia harus menjadi budaya hidup masyarakat. Jika tidak, peringatan demi peringatan hanya akan menjadi rutinitas tanpa dampak nyata.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Tanda Tangan Mencuat, Resmi Dilaporkan ke Polda Sumatera Utara

Jumat, 4 September 2026 - 13:20 WIB

Kuasa Hukum Soroti Anjuran Mediator Disnaker Kota Medan, Dugaan Tanda Tangan Dipalsukan Mencuat

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Warga Komplek Jl. Karya Medan Barat Keluhkan Bangunan di Pinggir Jalan, Pertanyakan Batas Tembok dan Legalitas PBG

Kamis, 3 September 2026 - 14:58 WIB

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?

Kamis, 3 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi

Berita Terbaru