Pasaman // mabestv.com – Upaya penyelundupan puluhan paket ganja ke wilayah Sumatera Barat berhasil digagalkan jajaran Polres Pasaman. Dalam operasi penindakan yang berlangsung di pusat Kota Lubuk Sikaping, Sabtu (6/6/2026) malam, petugas mengamankan 21 paket besar dan satu paket kecil ganja serta menangkap dua orang yang diduga berperan sebagai kurir.
Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial MTH (17), warga Kabupaten Agam, dan MT (24), warga Kota Padang. Mereka ditangkap saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan SDN 05 Lubuk Sikaping.
Pengungkapan kasus ini berawal dari kejelian seorang anggota Polres Pasaman, Briptu Indra, yang saat itu sedang melintas dari arah Panti menuju Lubuk Sikaping. Ia mencurigai sebuah tas ransel yang dibawa pelaku karena terbungkus lakban dengan ciri-ciri yang menyerupai kemasan narkotika jenis ganja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berbekal insting dan pengalaman di lapangan, Briptu Indra kemudian melakukan pemantauan terhadap pergerakan kedua pelaku. Informasi tersebut segera diteruskan kepada Kanit Reskrim Polres Pasaman, Aipda Ali Sabana, untuk dilakukan tindakan cepat berupa penghadangan dan penyergapan.
Setibanya kendaraan yang ditumpangi kedua terduga pelaku di kawasan depan SDN 05 Lubuk Sikaping, petugas langsung bergerak. Saat dilakukan pemeriksaan terhadap tas ransel yang dibawa, ditemukan puluhan paket ganja yang diduga siap diedarkan ke wilayah Sumatera Barat.
Selain barang bukti narkotika, polisi juga menyita satu unit sepeda motor Yamaha NMax nomor polisi BA 2347 LP yang digunakan dalam aksi tersebut. Kedua terduga pelaku bersama seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Pasaman guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Kasat Narkoba Polres Pasaman, Fahrur Rozi, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan untuk membongkar jaringan yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut. Dari hasil penyelidikan awal, ganja itu diduga berasal dari Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
“Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pemasok maupun tujuan akhir peredaran narkotika ini. Pengungkapan ini merupakan hasil kesigapan anggota di lapangan dalam mencegah masuknya narkoba ke Sumatera Barat,” ujar Fahrur Rozi.
Keberhasilan ini menjadi bukti keseriusan Polres Pasaman dalam memerangi peredaran narkotika yang terus mengancam generasi muda. Aparat menegaskan akan terus memperkuat pengawasan di jalur-jalur perlintasan yang kerap dimanfaatkan jaringan narkoba untuk memasok barang haram ke wilayah Sumatera Barat.
Penulis : Fitri yeni wasila
Editor : Redaksi














