Gunungsitoli // mabestv.com – 08 April 2026 — Pemerintah Kota Gunungsitoli menggelar rangkaian kegiatan utama dalam memperingati Hari Jadi Kota Gunungsitoli ke-348 dengan khidmat dan penuh makna. Agenda dimulai dari Sidang Paripurna di DPRD Kota Gunungsitoli, lalu dilanjutkan dengan upacara peringatan sebagai simbol penghormatan terhadap sejarah panjang dan nilai filosofis berdirinya kota tersebut.
Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., hadir bersama pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten, serta seluruh jajaran kepala perangkat daerah. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan soliditas pemerintahan dalam mengawal arah pembangunan daerah.
Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Menuju Gunungsitoli Hebat”, Wali Kota menegaskan bahwa kemajuan tidak dapat dicapai secara parsial. Dibutuhkan sinergi nyata antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari jadi ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat kerja nyata dan produktif dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” tegas Sowa’a Laoli dalam amanatnya.
Dalam refleksi capaian, Pemerintah Kota Gunungsitoli mencatat sejumlah indikator positif, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta penurunan angka kemiskinan secara bertahap. Namun demikian, tantangan ke depan dinilai masih kompleks, terutama dalam percepatan penanganan stunting dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang merata.
Komitmen menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional terus diperkuat, sebagai bagian dari strategi mendorong kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Di sisi lain, apresiasi juga disampaikan kepada instansi vertikal, BUMN/BUMD, serta pelaku usaha yang turut berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan hari jadi, meski di tengah keterbatasan anggaran. Dukungan tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya kolaborasi lintas sektor.
Sebagai bagian dari perayaan, Pemerintah Kota menghadirkan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, mulai dari diskon pajak PBB-P2 dan BPHTB sebesar 50 persen, pameran UMKM, panggung kreativitas anak, hingga kegiatan fun run yang dipusatkan di kawasan Alun-alun Kota Gunungsitoli dan berlangsung hingga 25 April 2026.
Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta menjaga stabilitas keamanan wilayah. Menurutnya, fondasi sosial yang kuat menjadi kunci terciptanya kota yang nyaman dan inklusif.
Peringatan Hari Jadi ke-348 ini bukan hanya menjadi catatan usia, tetapi juga penegasan arah. Gunungsitoli dituntut terus berbenah, adaptif terhadap dinamika global, serta konsisten membangun masa depan yang lebih baik.
Penulis : Arvil laoli
Editor : Redaksi














