Wakil Rakyat Lainnya Di Mana? Ketidakhadiran Anggota DPRD dan Sekda Nias Tuai Kekecewaan Publik

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Nias // mabestv.com — 23 mei 2026, Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Kabupaten Nias bersama kelompok masyarakat “Rakyat Nias Bersuara” yang digelar di ruang rapat DPRD Kabupaten Nias pada Senin (18/05/2026) pukul 14.00 WIB, menyisakan sorotan tajam dari masyarakat.

RDP yang membahas persoalan penting terkait pengelolaan keuangan daerah itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Nias, Sabayuti Gulo, dan dihadiri lima anggota DPRD lainnya serta tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Nias.

Namun, forum yang seharusnya menjadi ruang serius antara rakyat dan wakilnya justru diwarnai kekecewaan besar akibat ketidakhadiran sebagian besar anggota DPRD Kabupaten Nias, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nias.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidakhadiran para pejabat tersebut dinilai masyarakat sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap aspirasi rakyat kecil dan mencerminkan lemahnya tanggung jawab dalam menjalankan fungsi pelayanan publik serta pengawasan pemerintahan.

“RDP ini sangat penting karena membahas pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Nias. Tapi justru banyak wakil rakyat yang tidak hadir. Ini menunjukkan mereka tidak menghargai masyarakat,” ungkap salah satu penggerak “Rakyat Nias Bersuara”, Frenki, dengan nada kecewa.

Frenki menilai, absennya puluhan anggota DPRD dalam forum resmi itu menjadi bukti bahwa lembaga legislatif Kabupaten Nias belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Menurutnya, DPRD seharusnya menjadi garda terdepan dalam mendengar aspirasi rakyat dan mengawasi penggunaan setiap rupiah anggaran negara yang dikelola pemerintah daerah.

Baca Juga:  MUARA PANTUN DESAK NEGARA HADIR: Sengketa Lahan Belum Inkracht, Tekanan Terhadap Petani Terus Berlangsung

“DPRD yang baik adalah DPRD yang mendengarkan dan melayani setiap aspirasi masyarakat serta mengawasi keuangan negara dengan benar. Tapi kami tidak merasakan itu di DPRD Kabupaten Nias,” tegasnya.

Ia juga memperingatkan, apabila berbagai persoalan yang telah dipaparkan dalam materi RDP tidak segera ditindaklanjuti secara serius, maka masyarakat akan kembali mengingatkan DPRD melalui aksi unjuk rasa.

“Kalau tidak ada tindakan nyata dari DPRD Kabupaten Nias, maka kami pastikan masyarakat akan turun melakukan aksi demonstrasi,” lanjutnya.

Meski demikian, usai pelaksanaan RDP, Koordinator “Rakyat Nias Bersuara”, Fati Zai, tetap menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPRD Kabupaten Nias yang dinilai telah membuka ruang dialog bagi masyarakat hingga malam hari.

Fati Zai mengucapkan terima kasih kepada Sabayuti Gulo karena telah menerima masyarakat dan memberikan kesempatan menyampaikan berbagai persoalan daerah secara terbuka hingga pukul 22.00 WIB.

Dalam kesempatan itu, Fati juga mendesak agar DPRD segera mendorong audit terhadap pengelolaan keuangan tujuh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias demi terciptanya transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

“Kami berharap persoalan ini segera ditanggapi serius oleh Pemerintah Kabupaten Nias. Rakyat butuh jawaban dan tindakan nyata, bukan sekadar janji,” ujarnya.

Penulis : Arvil laoli

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Gelar Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Kemanusiaan
Kapolda Sumut Raih Achievement Person, Polda Sumut Sabet Predikat Informatif di KI Award 2026, Komitmen Transparansi Jadi Sorotan
Proyek APBD Gunungsitoli 2026 Disorot! CV Yordan Tangani Paket Miliaran Rupiah, Dinas PUPR Diminta Transparan soal Kontrak dan Mutu Konstruksi
KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan Sertifikat Tanah, Nasabah Bank BRI Unit Diponegoro di Gunungsitoli Pertanyakan Implementasi Kebijakan Pemerintah
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam
HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat
Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega
Berita ini 391 kali dibaca
RDP DPRD Kabupaten Nias yang seharusnya menjadi momentum mendengar suara rakyat justru memunculkan pertanyaan besar tentang komitmen para wakil rakyat terhadap kepentingan masyarakat. Ketidakhadiran banyak anggota DPRD dan Sekda dinilai mencederai kepercayaan publik, terlebih ketika pembahasan menyangkut pengelolaan keuangan daerah yang menjadi hak rakyat untuk diawasi secara terbuka.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:12 WIB

HUT ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Gelar Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Kemanusiaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Kapolda Sumut Raih Achievement Person, Polda Sumut Sabet Predikat Informatif di KI Award 2026, Komitmen Transparansi Jadi Sorotan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Proyek APBD Gunungsitoli 2026 Disorot! CV Yordan Tangani Paket Miliaran Rupiah, Dinas PUPR Diminta Transparan soal Kontrak dan Mutu Konstruksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:09 WIB

KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan Sertifikat Tanah, Nasabah Bank BRI Unit Diponegoro di Gunungsitoli Pertanyakan Implementasi Kebijakan Pemerintah

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Berita Terbaru