Wamendagri Ribka: Pemerintah Percepat Perbaikan Tata Kelola Layanan Kesehatan di Papua

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura // mabestv.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat perbaikan tata kelola pelayanan kesehatan di Provinsi Papua, dengan fokus utama pada pembenahan rumah sakit daerah yang dinilai masih menghadapi berbagai persoalan krusial.

Penegasan tersebut disampaikan Ribka usai pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) secara daring bersama para direktur rumah sakit di Jayapura, Jumat (27/3/2026). Langkah ini merupakan tindak lanjut konkret dari kunjungan kerja dan rapat koordinasi lintas sektor yang sebelumnya digelar pada pertengahan Maret 2026.

“Pemerintah berkomitmen penuh untuk memperbaiki tata kelola pelayanan kesehatan di Papua. Ini bukan hanya wacana, tapi langkah nyata yang terus kami dorong,” tegas Ribka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan utama dalam pembenahan tersebut mencuat saat rapat di RSUD Yowari. Sejumlah persoalan mendasar terungkap, mulai dari belum tuntasnya status sertifikat lahan rumah sakit, keberadaan pos keamanan Polri di area fasilitas kesehatan, hingga lemahnya sistem manajemen rumah sakit.

“Masalah-masalah ini menjadi prioritas dan harus segera diselesaikan. Tidak boleh berlarut-larut,” ujarnya dengan nada tegas.

Sebagai langkah strategis, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan menugaskan RSUP dr. Sardjito untuk melakukan pendampingan intensif terhadap tiga rumah sakit di Papua, yakni RSUD Dok II, RSUD Abepura, dan RSUD Yowari.

Pendampingan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup transfer praktik terbaik (best practice) dalam pengelolaan rumah sakit. Setiap rumah sakit diwajibkan mengirimkan minimal sembilan peserta dari unsur pimpinan hingga bagian teknis, termasuk bidang pelayanan medik, keperawatan, penunjang, keuangan, SDM, hingga bagian umum.

Baca Juga:  Diduga Lurah Sei Pelungut Jadi Mediator, Lahan RTH Kavling Seroja Terancam Beralih Fungsi

“Peserta akan belajar langsung di Sardjito, melihat sistem yang sudah berjalan baik, sehingga bisa diterapkan di Papua,” jelasnya.

Ribka juga menekankan bahwa Bimtek secara daring dinilai belum cukup efektif. Oleh karena itu, pelaksanaan tatap muka selama minimal dua hari di Yogyakarta akan segera direalisasikan guna memastikan transfer pengetahuan berjalan optimal.

Dari sisi dukungan, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri akan memfasilitasi akomodasi dan transportasi peserta selama kegiatan berlangsung, termasuk penginapan dan mobilitas di Yogyakarta.

Lebih jauh, Ribka memastikan bahwa langkah percepatan ini mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Baik Menteri Dalam Negeri maupun Menteri Kesehatan disebut terus memantau perkembangan pembenahan tersebut.

“Ini menjadi perhatian serius. Saya akan terus mengawal sampai rumah sakit di Papua benar-benar berjalan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan,” tegasnya.

Langkah percepatan ini diharapkan menjadi titik balik dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Papua, sekaligus menjawab berbagai keluhan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit yang selama ini dinilai belum optimal.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Puspen kemendagri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan Sertifikat Tanah, Nasabah Bank BRI Unit Diponegoro di Gunungsitoli Pertanyakan Implementasi Kebijakan Pemerintah
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam
HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat
Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega
Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas
Julius Giawa Tegaskan Wartawan Wajib Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik: Utamakan Fakta, Bukan Asumsi!
Kapolres Nias Selatan Turun Langsung Lewat Jumat Keliling, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:09 WIB

KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan Sertifikat Tanah, Nasabah Bank BRI Unit Diponegoro di Gunungsitoli Pertanyakan Implementasi Kebijakan Pemerintah

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:14 WIB

HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega

Berita Terbaru