Mentawai // mabestv.com — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 30 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, menjalani latihan intensif dan disiplin tinggi. (12/08/2026)
Para calon Paskibraka yang berasal dari sejumlah SMA dan SMK di 10 kecamatan tersebut digembleng melalui latihan gabungan yang melibatkan unsur TNI dan Polri. Mereka terdiri dari 20 putra dan 10 putri yang sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi.
Latihan bukan sekadar membentuk kemampuan baris-berbaris. Para calon Paskibraka juga dibekali kekuatan fisik, ketahanan mental, kedisiplinan, kemandirian hingga wawasan kebangsaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelatih Paskibraka, Serda Robby Syahputra, mengatakan latihan dilakukan secara maksimal mengingat momentum pengibaran Sang Merah Putih pada 17 Agustus semakin dekat.
“Latihan secara maksimal akan terus dilakukan, mengingat upacara HUT Kemerdekaan RI semakin mendekat,” ujar Serda Robby, Selasa (11/8/2026), di Aula Turonia.
15 Hari Digembleng, TNI-Polri dan Tenaga Medis Siaga, para calon Paskibraka menjalani pelatihan intensif selama 15 hari, mulai 1 Agustus hingga menjelang pelaksanaan upacara pada 17 Agustus 2026.
Selama proses tersebut, mereka mendapatkan pendampingan dari tim pelatih gabungan yang terdiri dari 6 personel TNI/Polri serta 2 tenaga medis dari RSUD yang disiagakan untuk memastikan kondisi kesehatan peserta selama mengikuti latihan.
Pusat latihan dipusatkan di area lapangan Kantor Bupati Kepulauan Mentawai. Sementara itu, seluruh calon Paskibraka diinapkan di Hotel Turonia agar pembinaan, pengawasan, serta pembentukan kedisiplinan dapat berlangsung secara terarah.
Serda Robby menjelaskan, materi latihan meliputi pemantapan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), pembinaan mental dan fisik, disiplin, kemandirian serta wawasan kebangsaan.
“Pembekalan tidak hanya soal PBB, tetapi juga mental, fisik, disiplin, kemandirian dan wawasan kebangsaan,” jelasnya.
Paskibraka menjadi salah satu bagian penting dalam upacara kemerdekaan. Karena itu, kesiapan para calon pengibar bendera tidak hanya diukur dari kemampuan mereka bergerak serempak di lapangan, tetapi juga dari kedisiplinan, ketahanan mental dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Dengan waktu latihan yang semakin mendekati hari pelaksanaan, tim pelatih TNI-Polri terus menggenjot kemampuan para peserta agar pada saatnya nanti mampu menjalankan tugas secara presisi, kompak dan penuh tanggung jawab.
Latihan akan terus berlangsung hingga menjelang 16 Agustus 2026, sebelum para calon Paskibraka memasuki tahap akhir persiapan untuk menjalankan tugas sakral mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
30 putra-putri terbaik Kepulauan Mentawai kini bukan sekadar berlatih menjadi pasukan pengibar bendera. Mereka tengah ditempa untuk membawa nama daerah dan menjaga kehormatan Merah Putih di hadapan seluruh peserta upacara.
Penulis : Tim / Redaksi
Sumber Berita: Suarasindo.com














