Presiden Prabowo Tegaskan RAPBN 2027 Jadi Instrumen Perjuangan Bangsa di Tengah Ketidakpastian Global

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com Prabowo Subianto menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar dokumen keuangan tahunan, melainkan instrumen perjuangan bangsa untuk mewujudkan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.

Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 dalam agenda Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (20/05/2026).

Kedatangan Presiden Prabowo di kompleks parlemen disambut langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, kemudian bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan jajaran pimpinan DPR RI mengikuti jalannya sidang paripurna yang berlangsung khidmat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidato kenegaraannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pemerintah tetap menjaga optimisme ekonomi nasional meskipun dunia saat ini diwarnai gejolak geopolitik dan geoekonomi yang semakin kompleks. Menurutnya, tantangan global tidak boleh melemahkan arah pembangunan nasional maupun semangat menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri.

“APBN harus menjadi alat untuk melindungi rakyat, memperkuat fondasi ekonomi nasional, dan memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan,” tegas Presiden di hadapan anggota dewan dan tamu undangan.

Baca Juga:  Hadiri Rakornas Kementan, Bupati Tapanuli Utara Dorong Penguatan Irigasi Hadapi Kemarau Ekstrem 2026

Momentum penyampaian KEM dan PPKF RAPBN 2027 yang bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional turut dimaknai Presiden sebagai pengingat pentingnya persatuan dan kemandirian bangsa dalam menghadapi tekanan global.

Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga pengelolaan fiskal yang sehat, tepat sasaran, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Fokus kebijakan RAPBN 2027 diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta memperkuat ekonomi kerakyatan agar pertumbuhan nasional dapat dirasakan secara merata.

Selain itu, pemerintah disebut akan terus mendorong kesinambungan pembangunan nasional melalui strategi fiskal yang adaptif dan responsif terhadap dinamika ekonomi dunia. Langkah tersebut dinilai penting guna menjaga daya tahan ekonomi Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.

Sidang paripurna DPR RI tersebut menjadi tahapan awal pembahasan RAPBN 2027 sebelum nantinya dibahas lebih lanjut bersama DPR RI sesuai mekanisme konstitusional yang berlaku.

Penulis : Tim/red

Sumber Berita: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasa Hukum Soroti Anjuran Mediator Disnaker Kota Medan, Dugaan Tanda Tangan Dipalsukan Mencuat
Warga Komplek Jl. Karya Medan Barat Keluhkan Bangunan di Pinggir Jalan, Pertanyakan Batas Tembok dan Legalitas PBG
Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?
Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi
Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat
Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Berita ini 34 kali dibaca
Pidato Presiden Prabowo dalam Sidang Paripurna DPR RI menegaskan bahwa RAPBN 2027 disusun sebagai instrumen strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, memperkuat ketahanan bangsa, dan mempercepat kesejahteraan rakyat. Di tengah tantangan global yang penuh ketidakpastian, pemerintah berkomitmen menjaga fiskal negara tetap sehat, tepat sasaran, dan berpihak kepada kepentingan rakyat Indonesia.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:20 WIB

Kuasa Hukum Soroti Anjuran Mediator Disnaker Kota Medan, Dugaan Tanda Tangan Dipalsukan Mencuat

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Warga Komplek Jl. Karya Medan Barat Keluhkan Bangunan di Pinggir Jalan, Pertanyakan Batas Tembok dan Legalitas PBG

Kamis, 3 September 2026 - 14:58 WIB

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?

Kamis, 3 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi

Kamis, 3 September 2026 - 09:53 WIB

Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat

Berita Terbaru