Medan // mabestv.com – 22 mei 2026, Paulus Peringatan Gulo atau yang akrab disapa Bung Paulus PG merupakan sosok advokat muda yang lahir dari perjuangan hidup penuh keterbatasan. Lahir di Desa Zuzundrao pada 25 April 1995 dan tumbuh besar di Desa Simaeasi, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, perjalanan hidupnya menjadi gambaran nyata tentang semangat pantang menyerah dalam meraih cita-cita dan memperjuangkan keadilan.
Sejak kecil, Bung Paulus PG telah menghadapi kerasnya kehidupan ekonomi keluarga. Namun keterbatasan tersebut tidak pernah memadamkan semangatnya untuk menempuh pendidikan. Ia memulai pendidikan di SD No. 0701079, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Mandrehe dan menamatkan pendidikan di SMKN 2 Mandrehe jurusan Teknik Kendaraan Ringan.
Di masa sekolah, Bung Paulus harus bekerja sambil belajar demi memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pendidikan. Dengan perlengkapan sekolah seadanya dan kondisi ekonomi yang sulit, ia tetap meyakini bahwa pendidikan merupakan jalan perubahan hidup.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Semangat perjuangan itu membawanya melanjutkan pendidikan Strata 1 di Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli dengan mengambil jurusan Hukum. Selama menjadi mahasiswa, Bung Paulus dikenal aktif dalam berbagai organisasi internal maupun eksternal kampus. Ia dua kali dipercaya memimpin Senat Fakultas Hukum dan kemudian menjabat sebagai Presiden Mahasiswa.
Tidak hanya aktif di lingkungan kampus, Bung Paulus PG juga dikenal sebagai kader militan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia. Ia pernah menjabat Sekretaris DPC GMNI Tapanuli Utara periode 2017–2019 dan selanjutnya dipercaya menjadi Ketua DPD GMNI Sumatera Utara periode 2019–2025.
Dalam perjalanan organisasinya, Bung Paulus banyak turun langsung melakukan advokasi masyarakat di berbagai daerah. Berbagai tantangan dan risiko dihadapi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat kecil, namun semua dijalani dengan keyakinan dan semangat pengabdian.
Usai menyelesaikan pendidikan Strata 1, kehidupan belum sepenuhnya berubah. Bung Paulus tetap menjalani berbagai pekerjaan serabutan demi bertahan hidup secara halal. Ia pernah bekerja sebagai tukang masak hingga buruh kebun dengan penghasilan terbatas. Namun kondisi tersebut tidak membuatnya berhenti belajar dan berkembang.
Perjuangan panjang itu akhirnya membuahkan hasil. Pada tahun 2022, Bung Paulus PG resmi menjadi seorang lawyer dan mulai mengabdikan dirinya di dunia hukum. Kemudian pada tahun 2024, ia berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 2 di Universitas Islam Sumatera Utara.
Kini, Bung Paulus PG dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Koordinator Wilayah Sumatera Utara di Perkumpulan Advokat dan Pengacara Nusantara. Amanah tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah mampu membawa seseorang melewati berbagai keterbatasan hidup.
Bagi Bung Paulus PG, keluarga adalah sumber kekuatan terbesar dalam hidupnya. Doa orang tua menjadi pondasi utama yang membuatnya mampu bertahan menghadapi setiap tantangan kehidupan.
“Ketika jatuh dan jatuh lagi, maka bangunlah lebih dari seratus kali. Karena perjuangan tidak akan pernah mengkhianati hasil,” menjadi prinsip hidup yang terus dipegang teguh oleh Bung Paulus PG dalam setiap langkah pengabdiannya untuk masyarakat, bangsa, dan keadilan.
Penulis : Tim/red
Sumber Berita: Kantor hukum PS & Partners Law Firm














