Pemko Gunungsitoli Kembali Gelontorkan 560 Tabung LPG 3 Kg, Operasi Pasar Masuk Hari Ketiga

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungsitoli // mabestv.com Pemerintah Kota Gunungsitoli kembali bergerak merespons kebutuhan masyarakat terhadap LPG 3 kilogram (Kg) bersubsidi. Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Pasar (OP), sebanyak 560 tabung LPG 3 Kg disiapkan untuk masyarakat di kawasan Perumnas Fodo, tepatnya di deretan Gereja BNKP Bethania, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan melalui Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kota Gunungsitoli bekerja sama dengan PT Pertamina tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga akses masyarakat terhadap LPG bersubsidi di tengah persoalan ketersediaan pasokan.

Dalam operasi pasar itu, LPG 3 Kg dijual dengan harga Rp16.000 per tabung, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Untuk memperketat penyaluran agar tepat sasaran, masyarakat yang hendak membeli diwajibkan menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga (KK).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan tersebut menjadi penting agar LPG bersubsidi tidak sekadar tersedia, tetapi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Pemerintah tidak hanya dituntut menghadirkan pasokan, tetapi juga memastikan distribusinya tidak menyimpang dari peruntukannya.

Camat Gunungsitoli Selatan, Hondianus Harefa, S.E., M.M., bersama jajaran Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kota Gunungsitoli turut berada di lokasi untuk memantau jalannya operasi pasar. Pengamanan dan pengaturan kegiatan juga mendapat dukungan dari personel Satpol PP dan Kepolisian sehingga proses pembelian dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Baca Juga:  Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa Mengemuka, Keluarga Desak Polda Sumut Buka Fakta dan Autopsi Ulang

Pelaksanaan operasi pasar pada hari ketiga ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah terus melakukan langkah konkret menghadapi dinamika ketersediaan LPG 3 Kg. Setelah kegiatan serupa dilaksanakan pada dua hari sebelumnya, kembali digelarnya operasi pasar di wilayah Gunungsitoli Selatan menjadi upaya untuk mendekatkan pasokan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Namun, operasi pasar tidak boleh berhenti sebagai langkah sesaat. Persoalan LPG bersubsidi membutuhkan pengawasan distribusi secara berkelanjutan, mulai dari tingkat pangkalan hingga sampai ke tangan konsumen. Koordinasi antara pemerintah daerah, Pertamina, aparat pengawas, serta seluruh pihak terkait menjadi kunci agar potensi kelangkaan dan penyimpangan distribusi dapat ditekan.

Pemko Gunungsitoli menyatakan akan terus berkoordinasi dengan PT Pertamina dan pihak terkait untuk memantau kondisi pasokan serta mengambil langkah yang diperlukan guna menjaga ketersediaan LPG 3 Kg bersubsidi.

560 tabung yang disiapkan hari ini bukan sekadar angka. Di tengah kebutuhan masyarakat, setiap tabung harus dipastikan sampai kepada pihak yang memang berhak. Karena itu, pengawasan dan ketepatan sasaran harus berjalan beriringan dengan upaya pemerintah menghadirkan pasokan.

Melalui operasi pasar yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemko Gunungsitoli menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan solusi dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi sesuai ketentuan.

Gunungsitoli Hebat — pemerintah hadir, masyarakat terlindungi, distribusi harus tepat sasaran.

Penulis : Avril

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Pemko Kota Gunungsitoli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
1.000 Lilin untuk Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Desak Kebenaran dan Keadilan Tak Boleh Terhenti
Diduga Kebal Hukum, Toko Berkedok Warung di KB 200 Kalideres Disorot: Obat Keras Diduga Dijual Bebas Tanpa Resep
Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa Mengemuka, Keluarga Desak Polda Sumut Buka Fakta dan Autopsi Ulang
Berita ini 15 kali dibaca
Operasi Pasar LPG 3 Kg yang kembali digelar Pemko Gunungsitoli dengan menyediakan 560 tabung seharga Rp16.000 menunjukkan langkah konkret pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga harga tetap sesuai HET. Namun, keberhasilan kebijakan ini tidak hanya diukur dari jumlah tabung yang disalurkan, melainkan dari ketepatan sasaran dan konsistensi pengawasan distribusi. Pemerintah bersama Pertamina dan aparat terkait perlu memastikan LPG bersubsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak, sehingga tidak terjadi penyelewengan maupun permainan harga di tingkat distribusi.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:30 WIB

F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:27 WIB

Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”

Berita Terbaru