Gunungsitoli // mabestv.com — Pemerintah Kota Gunungsitoli kembali bergerak merespons kebutuhan masyarakat terhadap LPG 3 kilogram (Kg) bersubsidi. Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Pasar (OP), sebanyak 560 tabung LPG 3 Kg disiapkan untuk masyarakat di kawasan Perumnas Fodo, tepatnya di deretan Gereja BNKP Bethania, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan melalui Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kota Gunungsitoli bekerja sama dengan PT Pertamina tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga akses masyarakat terhadap LPG bersubsidi di tengah persoalan ketersediaan pasokan.
Dalam operasi pasar itu, LPG 3 Kg dijual dengan harga Rp16.000 per tabung, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Untuk memperketat penyaluran agar tepat sasaran, masyarakat yang hendak membeli diwajibkan menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga (KK).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kebijakan tersebut menjadi penting agar LPG bersubsidi tidak sekadar tersedia, tetapi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Pemerintah tidak hanya dituntut menghadirkan pasokan, tetapi juga memastikan distribusinya tidak menyimpang dari peruntukannya.
Camat Gunungsitoli Selatan, Hondianus Harefa, S.E., M.M., bersama jajaran Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kota Gunungsitoli turut berada di lokasi untuk memantau jalannya operasi pasar. Pengamanan dan pengaturan kegiatan juga mendapat dukungan dari personel Satpol PP dan Kepolisian sehingga proses pembelian dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Pelaksanaan operasi pasar pada hari ketiga ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah terus melakukan langkah konkret menghadapi dinamika ketersediaan LPG 3 Kg. Setelah kegiatan serupa dilaksanakan pada dua hari sebelumnya, kembali digelarnya operasi pasar di wilayah Gunungsitoli Selatan menjadi upaya untuk mendekatkan pasokan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Namun, operasi pasar tidak boleh berhenti sebagai langkah sesaat. Persoalan LPG bersubsidi membutuhkan pengawasan distribusi secara berkelanjutan, mulai dari tingkat pangkalan hingga sampai ke tangan konsumen. Koordinasi antara pemerintah daerah, Pertamina, aparat pengawas, serta seluruh pihak terkait menjadi kunci agar potensi kelangkaan dan penyimpangan distribusi dapat ditekan.
Pemko Gunungsitoli menyatakan akan terus berkoordinasi dengan PT Pertamina dan pihak terkait untuk memantau kondisi pasokan serta mengambil langkah yang diperlukan guna menjaga ketersediaan LPG 3 Kg bersubsidi.
560 tabung yang disiapkan hari ini bukan sekadar angka. Di tengah kebutuhan masyarakat, setiap tabung harus dipastikan sampai kepada pihak yang memang berhak. Karena itu, pengawasan dan ketepatan sasaran harus berjalan beriringan dengan upaya pemerintah menghadirkan pasokan.
Melalui operasi pasar yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemko Gunungsitoli menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan solusi dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi sesuai ketentuan.
Gunungsitoli Hebat — pemerintah hadir, masyarakat terlindungi, distribusi harus tepat sasaran.
Penulis : Avril
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Pemko Kota Gunungsitoli














