Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Tito Karnavian Tekankan Percepatan Pendataan Korban Bencana

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 03:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapteng // mabestv.com – Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan pentingnya percepatan pendataan rumah warga yang terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Langkah ini dinilai krusial agar penyaluran bantuan pemerintah dapat berjalan cepat, tepat sasaran, serta menghindari potensi polemik di tengah masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan saat peninjauan Hunian Tetap (Huntap) di Kelurahan Sitonong Bangun, Kecamatan Pinangsori, Jumat (27/3/2026). Dalam kunjungan itu, Tito menekankan bahwa klasifikasi tingkat kerusakan rumah—ringan, sedang, dan berat—menjadi syarat mutlak dalam proses pencairan bantuan.

“Kalau tidak ada klasifikasi yang jelas, dana bantuan tidak bisa disalurkan. Ini harus jadi prioritas utama,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, pemerintah telah menetapkan skema bantuan yang terukur, yakni Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang. Selain itu, korban juga akan menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia berupa jaminan hidup (jadup) sebesar Rp15 ribu per orang per hari selama tiga bulan, bantuan perabot rumah tangga senilai Rp3 juta, serta stimulus ekonomi sebesar Rp5 juta.

Untuk mempercepat proses tersebut, Tito menginstruksikan Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, segera membentuk tim terpadu pendataan yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), dengan pendampingan dari Badan Pusat Statistik.

Baca Juga:  Solidaritas untuk Flores, Forum Pemuda NTT Sumut Gelar Doa Bersama dan Galang Donasi Korban Gempa

Tim tersebut diminta turun langsung ke lapangan dengan dukungan anggaran yang memadai dan target kerja ketat, yakni menyelesaikan pendataan dalam waktu satu minggu.

Tak hanya itu, Tito juga mengingatkan adanya konsekuensi tegas bagi pihak yang menghambat percepatan penanganan bencana. Ia meminta kepala daerah tidak ragu melakukan evaluasi hingga melaporkan pejabat yang tidak mendukung upaya kemanusiaan tersebut.

“Ini situasi darurat. Jangan sampai masyarakat menjadi korban karena lambannya birokrasi,” ujarnya dengan nada tegas.

Di sisi lain, pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta Kementerian Sosial Republik Indonesia memastikan kesiapan penuh dalam merealisasikan pembangunan hunian tetap dan penyaluran bantuan.

Namun demikian, pelaksanaan pembangunan fisik masih bergantung pada validitas data penerima serta kesiapan lahan yang harus disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah.

Percepatan pendataan kini menjadi ujian nyata bagi pemerintah daerah. Ketepatan dan kecepatan kerja di lapangan akan menentukan seberapa cepat masyarakat terdampak dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal pascabencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam
HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat
Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega
Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas
Julius Giawa Tegaskan Wartawan Wajib Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik: Utamakan Fakta, Bukan Asumsi!
Kapolres Nias Selatan Turun Langsung Lewat Jumat Keliling, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Cekcok Usai Futsal Berujung Tawuran di Teluk Dalam, 30 Pemuda dan 16 Motor Diamankan Polisi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:14 WIB

HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru