Gunungsitoli // mabestv.com — Polres Nias kembali melakukan perombakan strategis di tubuh internal. Lima jabatan kunci—Kabag SDM, Kasatintelkam, Kasatbinmas, serta dua Kapolsek—resmi berganti melalui upacara serah terima jabatan (Sertijab) yang digelar di halaman Mako Polres Nias, Selasa (14/04/2026).
Upacara dipimpin langsung oleh Agung S.D.C. selaku Inspektur Upacara, menandai langkah serius institusi dalam mendorong penyegaran organisasi sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Rotasi tersebut mencakup :
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- Kabag SDM: dari AKP Ariyunus Zai kepada AKP Sonahami Lase
- Kasatintelkam: dari IPTU Agam Parlindungan kepada AKP Narson Waruwu
- Kasatbinmas: dari AKP Narson Waruwu kepada IPTU Dermawan Laoli
- Kapolsek Gido: dari AKP Sahabat Zebua kepada IPDA Gunawan Zato Lase
- Kapolsek Gunungsitoli Alo’oa: dari IPTU Dermawan Laoli kepada IPDA Poniman Lase
Seluruh rangkaian berlangsung tertib dan khidmat, diawali dengan laporan komandan upacara, pembacaan keputusan Kapolda Sumatera Utara, hingga pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa mutasi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen penting untuk mengukur, mengevaluasi, sekaligus memperbaiki kinerja personel.
“Rotasi jabatan adalah bagian dari pembinaan karier dan kebutuhan organisasi. Ini harus dimaknai sebagai tantangan untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.
Lebih jauh, Kapolres mengingatkan bahwa tugas Polri tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga menyangkut peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ia menekankan agar seluruh personel bekerja sesuai koridor hukum, menghindari penyimpangan, serta responsif terhadap keluhan masyarakat.
Sorotan juga diarahkan pada pentingnya evaluasi berkala terhadap kinerja anggota. Kapolres secara tegas mengingatkan agar tidak ada lagi praktik kerja yang menyimpang dari prosedur yang berpotensi merusak kepercayaan publik.
Di sisi lain, apresiasi disampaikan kepada pejabat lama atas dedikasi selama bertugas. Namun, pergantian ini sekaligus menjadi sinyal bahwa institusi tidak mentolerir stagnasi kinerja.
Kepada pejabat baru, Kapolres memberikan peringatan halus namun tegas: segera beradaptasi dan tunjukkan hasil nyata di lapangan, bukan sekadar seremonial jabatan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara pisah sambut—bukan hanya sebagai tradisi, tetapi juga simbol estafet tanggung jawab yang kini berada di pundak pejabat baru untuk menjawab tantangan keamanan dan pelayanan di wilayah hukum Nias.
Penulis : Arvil laoli
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Humas polres nias














